Breaking News:

Berita Banjarnegara

Awas! Gadget Bisa Bikin Balita Terlambat Bicara. Ini Saran Dokter Rehab Medik RSI Banjarnegara

Dokter spesialis rehab medik RSI Banjarnegara, dr Tegar Harputra Raya SpKFR mengingatkan orangtua agar mengawasi anak dalam mengoperasikan gadget.

Penulis: khoirul muzaki | Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS/KHOIRUL MUZAKI
Dokter Tegar Harputra Raya SpKFR, dokter spesialis rehab medik Rumah Sakit Islam (RSI) Banjarnegara. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, BANJARNEGARA - Dokter spesialis rehab medik Rumah Sakit Islam (RSI) Banjarnegara, dr Tegar Harputra Raya SpKFR mengingatkan orangtua agar mengawasi anak dalam mengoperasikan gadget.

Menurut Raya, penggunaan gadget atau gawai yang tak berlebihan dapat menghambat tumbuh kembang anak, khususnya pada balita dapat mengakibatkan anak telat bicara.

Hal ini disampaikan Tegar, mengomentari tren anak diperkenalkan pada gawai sejak masih balita.

Ironinya, orangtua sengaja memberikan gawai kepada anaknya agar tenang atau menurut.

"Sekarang, marak anak balita diberi gadget biar nurut, biar tenang. Padahal, ini cukup berbahaya karena bisa mengganggu perkembangan dan berdampak pada kesulitan berbicara," kata Raya, Selasa (27/7/2021).

Baca juga: Keren Nih, Lukisan Rahma Gadis Difabel Banjarnegara Mejeng di Pameran Jogja Disabilitas Art

Baca juga: Nasib ASN Kepergok Berduaan di Kamar Kos Belum Ditentukan, Satpol PP Banjarnegara: Masih Pemeriksaan

Baca juga: Oknum PNS Terciduk Lagi Berduaan di Kamar Kos, Begini Komentar Bupati Banjarnegara

Baca juga: Ini Maksud Kapolres Banjarnegara Borong Makanan: Biar Segera Tutup dan Cepat Pulang

Raya mengatakan, durasi waktu yang lama si anak menikmati gadget, termasuk televisi, inilah yang jadi persoalan.

Dia pun menyarankan orangtua membatasi anak menikmati gadget.

Jangan sampai, kata dia, anak menikmati gadget lebih dari dua puluh menit per hari.

Di sisi lain, gadget juga sudah merampas sebagian besar waktu belajar balita atau anak-anak.

Padahal, waktu balita yang paling tepat, harusnya diisi pendampingan, interaksi, mendongeng, bercerita, bermain dan pembelajaran lain yang positif.

Halaman
12
Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved