Berita Kuliner

Dua Jam Sudah Ludes, Yuks Sambangi Lapak Empal Sapi Bu Menik, Ada di Simpang Kebondalem Purwokerto

Walaupun lapaknya kecil dan sambil duduk di depan ruko yang tutup, tidak mengurungkan para pembeli ingin mencicipi kuliner itu.

Penulis: Permata Putra Sejati | Editor: deni setiawan
TRIBUN BANYUMAS/PERMATA PUTRA SEJATI
Bu Menik (40) penjual empal sapi yang berada di area Simpang Kebondalem, Purwokerto, Kabupaten Banyumas, saat melayani konsumen, Senin (26/7/2021). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, PURWOKERTO - Kalau sedang melewati Simpang Kebondalem, Purwokerto, Kabupaten Banyumas, tepat di tikungan sebelah kiri, sempatkanlah mampir membeli empal sapi Bu Menik. 

Pedagang empal sapi itu mulai membuka lapak dagangannya sekira pukul 16.00 hingga pukul 18.00. 

Saking larisnya, dalam dua jam saja dagangannya itu sudah ludes terjual. 

Walaupun lapaknya kecil dan sambil duduk di depan ruko yang tutup, tidak mengurungkan para pembeli ingin mencicipi kuliner itu.

Bahkan tidak jarang banyak yang rela antre ingin mencicipi satu porsi empal sapi yang dihargai Rp 20 ribu sudah dengan ketupat. 

Baca juga: 960 Calon Bintara Digembleng di Pendidikan Pembentukan Bintara Polri 2021 di SPN Purwokerto

Baca juga: 3.165 Calon Penumpang Kereta Daop 5 Purwokerto Batal Berangkat, Mayoritas Terganjal Surat Vaksinasi

Baca juga: Ini 14 Titik Penyekatan di Banyumas selama Perpanjangan PPKM hingga 2 Agustus

Baca juga: Kapolresta Banyumas Kirim Sambako dan Vitamin bagi Jurnalis yang Jalani Isoman akibat Positif Covid

"Dahulu jualan di depan GOR Satria Purwokerto, tapi sekarang tidak boleh masuk."

"Jalan semua ditutup karena PPKM Darurat." 

"Kemudian saya pilih jualan di pinggiran jalan saja," katanya kepada Tribunbanyumas.com, Senin (26/7/2021). 

Ibu Menik rumahnya berada di sekitaran Kelurahan Kombas, Purwokerto

"Alhamdulillah selau habis katanya banyak yang suka."

"Tapi saat ini tidak ramai seperti biasanya, karena banyak jalan ditutup," jelasnya.

Meskipun banyak jalanan yang ditutup karena penyekatan PPKM Darurat, nyatanya pelanggan bu Menik tetap ada. 

Seperti dilakukan oleh pembelinya, Ragil warga Grendeng, Purwokerto Utara, yang sudah langganan sejak lama. 

"Rasanya gurih, dagingnya empuk, cocok untuk santap sore saat saat pulang kerja bingung cari makan." 

"Selain itu di Purwokerto jarang yang jual masakan empal sapi seperti ini," ungkapnya kepada Tribunbanyumas.com, Senin (26/7/2021). 

Terkait resep cita rasa empalnya, Bu Menik tidak mau membocorkannya.

Karena itu adalah resep keluarga turun-temurun. (*)

Baca juga: 3 Remaja di Kota Tegal Jadi Tersangka, Sebar Hoaks Ajakan Demo Tolak PPKM

Baca juga: Mengintip Proses Pembuatan Carabikang Mbak Am, Jajanan Pasar Khas di Sentra Jales Slawi Wetan Tegal

Baca juga: Stok Habis, Vaksinasi Dosis Dua untuk Masyarakat Umum di Kendal Terancam Tak Tepat Waktu

Baca juga: Pemkab Kendal Siapkan Bantuan Rp 5 Miliar untuk Warga Terdampak PPKM Darurat

Sumber: Tribun Banyumas
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved