Breaking News:

Berita Banyumas

3.165 Calon Penumpang Kereta Daop 5 Purwokerto Batal Berangkat, Mayoritas Terganjal Surat Vaksinasi

Sebanyak 3.165 calon penumpang kereta api batal berangkat lantaran tak memenuhi syarat. Mayoritas lantaran syarat vaksinasi Covid-19.

Editor: rika irawati

TRIBUNBANYUMAS.COM, PURWOKERTO - Manager Humas PT KAI (Persero) Daop 5 Purwokerto Ayep Hanapi mengungkapkan, selama pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) darurat 3-24 Juli 2021, ada 3.165 calon penumpang batal berangkat.

Mayoritas mereka gagal melakukan perjalanan menggunakan moda transportasi kereta api lantaran tak memenuhi persyaratan menunjukkan sertifikat vaksin.

"Penumpang tidak memenuhi syarat seperti tidak memilik surat vaksin atau positif Covid-19," kata Ayep melalui keterangan tertulis, Sabtu (24/7/2021).

Baca juga: Perjalanan Kereta Api Jarak Jauh Terimbas PPKM Darurat, Begini Prosedur Pembatalan Tiketnya

Baca juga: Delapan Kereta Batal Berangkat, Khusus Wilayah PT KAI Daop V Purwokerto, Berikut Daftar Rincinya

Baca juga: Kapolresta Banyumas Kirim Sambako dan Vitamin bagi Jurnalis yang Jalani Isoman akibat Positif Covid

Baca juga: Kapolresta Banyumas Borong Semua Makanan Pedagang, Setelahnya Diberi Sembako dan Disuruh Pulang

Beberapa calon penumpang yang tidak memenuhi syarat tersebut tercatat melakukan keberangkatan dari sejumlah stasiun PT KAI Daop 5 Purwokerto, di antaranya Stasiun Purwokerto, Kroya, Kebumen, dan Kutoarjo.

Lebih lanjut, Ayep mengatakan, pada masa perpanjangan PPKM darurat ini, KAI telah melakukan penyesuaian dengan mengurangi jumlah perjalanan KA.

Bagi pelanggan yang telah membeli tiket namun perjalanan KA-nya dibatalkan oleh KAI maka bea tiket akan dikembalikan 100 persen dan akan dihubungi oleh contact Center 121 terkait proses pembatalan tiketnya.

"Untuk kemudahan pelanggan, pembatalan tiket KA dapat dilakukan melalui aplikasi KAI Access sehingga tidak perlu keluar rumah di masa PPKM darurat ini," ujar Ayep.

Proses pembatalan tiket melalui KAI Access untuk calon penumpang yang batal berangkat dapat dilakukan sampai tiga jam sebelum jadwal keberangkatan yang tertera pada tiket.

Bagi pembatalan di bawah tiga jam hingga H+30 dari tanggal yang tertera pada tiket, maka pembatalan dilakukan pada loket stasiun atau layanan contact center KAI melalui WhatsApp KAI 121 di 08111-2111-121.

Baca juga: 27 Exit Tol di Jateng Dibuka Lagi, Petugas Fokus Awasi 224 Titik Penyekatan

Baca juga: Amanda Manopo Berduka. Sang Ibu Tutup Usia setelah Berjuang Melawan Covid

Baca juga: PPKM Diperpanjang Lagi, Berlangsung Hingga 2 Agustus 2021

Baca juga: Insentif Cair, Nakes dan Staf RSUD KRMT Wongsonegoro Semarang Bagi-bagi Sembako ke Warga

Sedangkan bagi pelanggan yang KA-nya masih beroperasi namun ingin membatalkan perjalanannya dapat dilakukan melalui KAI Access dan loket stasiun.

Batas maksimal pembatalan melalui KAI Access adalah sampai dengan tiga jam sebelum jadwal keberangkatan.

Sementara, jika melalui loket stasiun batas maksimalnya adalah 30 menit sebelum jadwal keberangkatan.

"Bagi calon pelanggan yang membatalkan tiket karena keinginan sendiri maka bea tiket akan dikembalikan 75 persen," kata Ayep. (*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Tak Punya Surat Vaksin, 3.165 Calon Penumpang KA di Daop 5 Purwokerto Gagal Berangkat".

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved