Breaking News:

Penangana Corona

Hari Kedua PPKM Darurat di PAI Tegal, Gembok Pintu Timur Dirusak Wisatawan

Gembok pintu masuk sisi timur Objek Wisata Pantai Alam Indah (PAI) Tegal, dibobol pada hari kedua PPKM Jawa-Bali, Minggu (4/7/2021).

TRIBUN BANYUMAS/FAJAR BAHRUDDIN ACHMAD
Petugas melakukan patroli di Objek Wisata Pantai Alam Indah (PAI) Tegal pada hari pertama PPKM Darurat Jawa- Bali, Sabtu (3/7/2021). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, TEGAL - Gembok pintu masuk sisi timur Objek Wisata Pantai Alam Indah (PAI) Tegal, dibobol pada hari kedua Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Jawa-Bali, Minggu (4/7/2021).

Perusakan gembok itu diduga dilakukan sekira pukul 05.00 WIB.

Kepala Bidang Pariwisata Disporapar Kota Tegal Maman Suherman menduga, pembobol gembok merupakan pengunjung yang biasa berkunjung ke area tersebut pada pagi hari.

Maman mengatakan, pengunjung tersebut dimungkinkan belum mengetahui PAI tutup total selama PPKM Darurat Jawa-Bali.

"Iya, dibobol rombongan yang biasa berendam di laut. Petugas datang, gembok sudah rusak dan ada di got," kata Maman saat dihubungi, Minggu.

Baca juga: Cerita Pedagang PAI Tegal Hadapi PPKM Darurat: Kami Juga Menangis

Baca juga: Sekda Kota Tegal: Tidak Ada Bantuan Sosial Selama PPKM Darurat

Baca juga: Berikut 16 Aturan PPKM Darurat di Kota Tegal, Berlaku Hari Ini Hingga 20 Juli 2021

Baca juga: Dedy Yon Supriyono: Di Kota Tegal, Semua Tempat Sifatnya Hiburan Ditutup Semua

Maman menjelaskan, saat petugas datang ke lokasi, para pengunjung tersebut sudah pulang.

Meski begitu, mereka mengganti gembok yang dirusak dengan gembok baru. Gembok baru itu mereka letakkan di loket tiket.

Maman mengatakan, tindakan yang dilakukan pengunjung tersebut merupakan aksi nekat dan masuk perbuatan kriminal.

Semasa PPKM Darurat ini, aksi tersebut bisa dikenakan sanksi tegas oleh aparat penegak hukum.

Ia mengimbau masyarakat tidak lagi melakukan perusakan.

Ia berpesan, masyarakat menahan diri dan bersabar hingga selesainya masa PPKM Darurat, 20 Juli 2021 mendatang.

"Kami mengimbau masyarakat tidak nekat. Bisa kena sanksi tegas. Apalagi, objek-objek vital seperti tempat wisata, yang menindak langsung aparat," jelasnya. (*)

Baca juga: Artis Jane Shalimar Tutup Usia, Terpapar Covid dan Sempat Alami Sesak Napas

Baca juga: Gerakan Sehari di Rumah Saja di Salatiga: Jalan Masuk ke Kota Ditutup 7 Jam

Baca juga: KABAR DUKA: Plt Kepala Disdikbud Jateng Tutup Usia, Sempat Dirawat di Rumah Sakit akibat Covid

Baca juga: Sehari Sekali dalam Sepekan, Pasar Tradisional di Salatiga Diliburkan untuk Penyemprotan Disinfektan

Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved