Penanganan Corona

Sehari Sekali dalam Sepekan, Pasar Tradisional di Salatiga Diliburkan untuk Penyemprotan Disinfektan

Pemkot Salatiga menerapkan buka tutup di 12 pasar tradisional selama Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PKKM) Darurat.

Penulis: M Nafiul Haris | Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS/M NAFIUL HARIS
Pasar Raya I Kota Salatiga terlihat sepi seiring penerapan PPKM Darurat, Minggu (4/7/2021). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, SALATIGA - Pemerintah Kota (Pemkot) Salatiga menerapkan buka tutup di 12 pasar tradisional selama Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PKKM) Darurat.

Kepala Dinas Perdagangan Kota Salatiga Kusumo Aji mengatakan, pasar-pasar tersebut dibuka seara bergantian

"Total, ada 12 pasar tradisional yang kami atur jam operasionalnya, maksimal pukul 14.00 WIB. Kemudian, kami tutup sepekan sekali atau diliburkan guna penyemprotan disinfektan," terangnya saat dihubungi Tribunbanyumas.com, Minggu (4/7/2021).

Baca juga: Silakan Simpan Nomor Ini, Call Center Kedaruratan di Kota Salatiga

Baca juga: Pasokan Oksigen Terbatas, Pemkot Salatiga Izinkan RSUD Cari Mandiri Selain dari Pemasok

Baca juga: Peramal Mbak You Berpulang. Batal Dimakamkan di Kampung Halaman di Salatiga

Baca juga: Minggu 4 Juli 2021, Warga Salatiga di Rumah Saja, Yuliyanto Sebut Bagian Ikhtiar Bersama

Menurut Kusumo Aji, pemberlakuan libur sehari untuk penyemprotan juga tidak dilakukan serentak agar kebutuhan masyarakat dapat tetap terpenuhi.

Ia menambahkan, Kota Salatiga masuk daerah yang melaksanakan PPKM Darurat periode 3-20 Juli 2021 karena masuk kategori level 4 dari hasil asesment penyebaran Covid-19.

"Kalau nanti PPKM Darurat ini diperpanjang, kami akan ikuti aturannya. Untuk jadwal penutupan pasar tradisional, ini sudah sesuai usulan paguyuban pedagang guna memutus mata rantai Covid-19," katanya.

Dirinya menyatakan, untuk pasar dengan kategori kecil dan jumlah pedagang tidak banyak, tetap diperbolehkan beroperasi.

Selain membuka tutup pasar, kepada pedagang, selalu diingatkan agar tidak berkerumun.

Selama penerapan PPKM Darurat, pemkot juga membatasi jam operasional toko modern dan minimarket sampai pukul 20.00 WIB.

Baca juga: Pembeli di Kafe di Pekalongan Dibubarkan, Makan di Tempat hingga Lebih dari Pukul 20.00 WIB

Baca juga: Bupati Banyumas Tantang Warga Tak Percaya Covid: Ayo, Saya Temani Lihat Pasien Covid di ICU

Baca juga: Ada Penyekatan di 5 Titik di Tol Semarang selama PPKM Darurat, Berikut Lokasinya

Baca juga: Pasien Covid Antre di IGD Sejumlah Rumah Sakit di Banyumas, Ruang Isolasi dan ICU Penuh

Kemudian, pasar tiban di Jalan Lingkar Salatiga (JLS) ditutup sementara.

Sementara, di Pasar Pagi Salatiga akan kembali diatur jarak antar pedagang.

"Kami mohon dan ingatkan pedagang maupun pembeli agar menerapkan protokol kesehatan. Jika ada fasilitas cuci tangan di tempat umum rusak, tolong informasikan ke dinas agar segera diperbaiki," ujarnya. (*)

Sumber: Tribun Banyumas
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved