Teror Virus Corona

KABAR DUKA: Plt Kepala Disdikbud Jateng Tutup Usia, Sempat Dirawat di Rumah Sakit akibat Covid

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Jateng, Hari Wuljanto, meninggal dunia, Minggu (4/7/2021).

Penulis: mamdukh adi priyanto | Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS/Media sosial BKD Jateng
Poster duka cita terkait meninggalnya Plt Kepala Dikbud Jateng Hari Wuljanto di media sosial BKD Jateng, Minggu (4/7/2021). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, SEMARANG - Kabar duka menyelimuti keluarga besar Pemerintah Provinsi Jawa Tengah. Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Jateng, Hari Wuljanto, meninggal dunia.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, Hari yang berusia genap 50 tahun tersebut meninggal pada Minggu (4/7/2021), sekitar pukul 00.00 WIB.

Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Jateng, Wisnu Zaroh membenarkan kabar tersebut.

"Betul, beliau meninggal sekitar pukul 00.00 WIB," kata Wisnu ketika dikonfirmasi melalui pesan tertulis, Minggu.

Baca juga: Ada Penyekatan di 5 Titik di Tol Semarang selama PPKM Darurat, Berikut Lokasinya

Baca juga: Semua Daerah di Jateng Terapkan PPKM Darurat, Gubernur Ganjar: Masyarakat Tidak Usah Panik

Baca juga: Ini Call Center Covid-19 Pemprov Jateng, Masyarakat Bisa Hubungi Nomor 08112622000

Baca juga: Rencana 7.000 RT Dilockdown, DPRD Jateng: Kebijakan Pemprov Jangan Sampai Bias

Sebelum meninggal dunia, Hari sempat menjalani perawatan di RSUD Tugurejo Semarang.

Wisnu menjelaskan, Hari sebelumnya dinyatakan positif Covid-19 setelah menjalani tes covid.

Namun demikian, yang bersangkutan memiliki penyakit penyerta atau komorbid.

"Beliau meninggal karena covid tetapi ada riwayat penyakit diabetes," jelasnya.

Selain Plt kepala Disdik, Hari mengemban tugas sebagai Kepala Bidang (Kabid) Pembinaan Sekolah Menengah Kejuruan (PSMK) Dinas Dikbud Jateng.

Ia menjadi pelaksana tugas menggantikan pelaksana tugas sebelumnya, Padmaningrum, yang purna tugas.

Padmaningrum sebelumnya merupakan Sekretaris Dinas Dikbud. (*)

Baca juga: Sehari Sekali dalam Sepekan, Pasar Tradisional di Salatiga Diliburkan untuk Penyemprotan Disinfektan

Baca juga: Pembeli di Kafe di Pekalongan Dibubarkan, Makan di Tempat hingga Lebih dari Pukul 20.00 WIB

Baca juga: Bupati Banyumas Tantang Warga Tak Percaya Covid: Ayo, Saya Temani Lihat Pasien Covid di ICU

Baca juga: Pasien Covid Antre di IGD Sejumlah Rumah Sakit di Banyumas, Ruang Isolasi dan ICU Penuh

Sumber: Tribun Banyumas
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved