Penanganan Corona
Tracing Klaster SMA Negeri 4 Pekalongan, Satgas Tempel Stiker di Rumah Tempat Isolasi Mandiri Guru
Satgas Covid-19 Kota Pekalongan bergerak cepat melakukan tracing pasca-temuan puluhan guru di SMA Negeri 4 Kota Pekalongan positif Covid-19, Sabtu.
TRIBUNBANYUMAS.COM, PEKALONGAN - Satgas Covid-19 Kota Pekalongan bergerak cepat melakukan tracing pasca-temuan puluhan guru di SMA Negeri 4 Kota Pekalongan positif Covid-19, Sabtu (5/6/2021).
Mereka mendatangi satu per satu rumah guru dan tenaga kependidikan yang terpapar virus SARS-CoV-2, kemudian menempel stiker yang menginformasikan penghuni rumah tengah menjalani isolasi mandiri.
Stiker bertuliskan 'Rumah ini sedang digunakan untuk isolasi mandiri' di tempel di pagar rumah.
Kegiatan ini dipantau langsung Kapolres Pekalongan Kota AKBP M Irwan Susanto bersama anggota Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) setempat.
Tracing tersebut di antaranya dilakukan di Kelurahan Bandengan dan Kelurahan Padukuhankraton, Kecamatan Pekalongan Utara.
Baca juga: 37 Guru di SMA Negeri 4 Pekalongan Positif Covid-19, Pembelajaran Tatap Muka Ditunda
Baca juga: 37 Guru SMAN 4 Pekalongan Positif Covid-19, Berawal Saat Guru Sakit Tetap Masuk, Takut TPP Dipotong
Baca juga: Puluhan Bebek dan Entok di Kayugeritan Pekalongan Mati Mendadak, Diduga Terpapar Flu Burung
Baca juga: Bus PO Haryanto Tabrak Jembatan dan Nyaris Terjun ke Sungai di Pekalongan, Sopir Diduga Mengantuk
Petugas juga melakukakn swab kepada warga yang berkontak erat dengan guru dan tenaga kependidikan yang terkonfirmasi positif Covid-19.
Irwan mengatakan, kegiatan tracing tersebut dilakukan serentak di enam kecamatan.
Yakni, empat kecamatan di Kota Pekalongan, yaitu Kecamatan Pekalongan Barat, Pekalongan Timur, Pekalongan Utara, dan Pekalongan Selatan.
Serta, dua kecamatan yang ada di Kabupaten Pekalongan, yaitu Kecamatan Buaran dan Tirto.
"Kegiatan tracing dan swab serentak dilakukan di rumah warga yang kontak erat dengan warga terkonfirmasi Covid-19 yang menjalani Isolasi mandiri di rumah. Rumah tersebut dipasang stiker dengan tulisan 'Rumah ini sedang digunakan untuk Isolasi Mandiri'," terang Kapolres Pekalongan Kota AKBP M Irwan Susanto, Sabtu.
Menurutnya, penempelan stiker itu bertujuan agar masyarakat sekitar mengetahui bahwa rumah warga tersebut sedang digunakan untuk isolasi mandiri.
"Selain itu, masyarakat sekitar juga bisa ikut bergotong-royong membantu warga atau tetangga yang sedang menjalani isolasi mandiri di rumah," ujarnya.
Pihaknya menambahkan, bahwa seluruh aparat TNI-Polri dan Pemerintah Kota Pekalongan telah bersatu padu untuk menangani Covid -19.
"Kami mengimbau kepada masyarakat untuk selalu menerapkan protokol kesehatan, agar mencegah penyebaran Covid-19," tambahnya.
Baca juga: Kurangi Dampak Parah Penurunan Muka Tanah, Ganjar dan Istri Tanam Mangrove di Pandansari Demak
Baca juga: Penumpang KMP Kalibodri Rute Kendal-Kumai Melonjak, Calon Penumpang Cukup Pakai Hasil Rapid Tes
Baca juga: Warga Keluhkan Kondisi Jalan Menuju Bandara JB Soedirman Purbalingga, Berlubang dan Bergelombang
Baca juga: Inflasi Purwokerto di Bulan Mei 2021 Tercatat 0,19 Persen, Terbanyak Disumbang Tarif Transportasi
Sementara itu, Wali Kota Pekalongan Achmad Afzan Arslan Djunaid mengatakan, berdasarkan data dari 37 guru SMA yang terpapar Covid-19, guru yang beralamat di Kota Pekalongan hanya ada 20 orang. Sisanya, beralamat di luar kota.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banyumas/foto/bank/originals/anggota-polsek-pekalongan-barat-menempel-stiker-isolasi-mandiri-sabtu-562021.jpg)