Breaking News:

Berita Bisnis

Inflasi Purwokerto di Bulan Mei 2021 Tercatat 0,19 Persen, Terbanyak Disumbang Tarif Transportasi

Kenaikan harga komoditas di kelompok transportasi memicu inflasi di Purwokerto di angka 0,19 persen di bulan Mei.

TRIBUNBANYUMAS/PERMATA PUTRA SEJATI
ILUSTRASI. Calon penumpang antre menaiki kereta di Stasiun Daop 5 Purwokerto, Senin (3/5/2021). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, PURWOKERTO - Kenaikan harga komoditas di kelompok transportasi memicu inflasi di Purwokerto di angka 0,19 persen di bulan Mei.

Angka ini lebih tinggi dibandingkan inflasi pada bulan sebelumnya yang hanya di angka 0,04 persen.

"Laju inflasi Purwokerto bulan ini terpantau lebih rendah dibandingkan inflasi nasional yang tercatat sebesar 0,32 persen. Namun, lebih tinggi dibandingkan inflasi Jawa Tengah yang tercatat sebesar 0,17 persen (mtm)," jelas Kepala Perwakilan BI Purwokerto, Samsun Hadi, dalam rilis yang diterima, Minggu (6/6/2021).

Baca juga: Tutup Pelatihan Tim Reaksi Cepat Penanggulangan Bencana, Wabup Banyumas: Relawan Harus Tahu SOP

Baca juga: Tak Perlu Mondar-mandir di Dinas, Urus Izin Usaha di Banyumas Kini Cukup Lewat Aplikasi OSS-RBO

Baca juga: Bersih-bersih Taman Kota, Cara Pramuka Banyumas Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia

Baca juga: Sistem Verifikasi Anti Fraud RSMS Purwokerto Bisa Ditiru, Gunakan Aplikasi E-VA Centil

Secara tahunan, Samsun mengatakan, inflasi Purwokerto tercatat 1,62 persen. Angka ini masih berada dalam rentang target inflasi.

Dijelaskannya, inflasi bulan Mei di Purwokerto bersumber dari harga transportasi antarkota dan tarif kereta api yang mencapai 0,08 persen.

Selain itu, juga dipicu kelompok makanan, minuman, tembakau, serta kelompok pakaian, dan alas kaki.

Peningkatan harga pada komoditas tersebut dipengaruhi peningkatan konsumsi dan mobilitas masyarakat pada momen Hari Raya Idulfitri.

Di sisi lain, laju inflasi tertahan oleh penurunan harga pada komoditas cabai rawit, cabai merah, dan beras.

Samsun optimistis, laju inflasi bulan depan dapat ditahan meningkatnya permintaan domestik sejalan dengan arah pemulihan ekonomi nasional, serta bantuan pemerintah untuk para pelaku usaha.

Meski begitu, perubahan cuaca dan iklim yang mempengaruhi produksi beberapa komoditas hortikultura dapat menyebabkan peningkatan harga pada komoditas terdampak.

Halaman
12
Penulis: Permata Putra Sejati
Editor: rika irawati
Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved