Berita Jateng
Kabar Gembira, Pemprov Jateng Usulkan 700 CASN Guru Tahun Ini
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mengusulkan alokasi 700 Calon Aparatur Sipil Negara (CASN)
Penulis: iwan Arifianto | Editor: khoirul muzaki
TRIBUNBANYUMAS.COM, SEMARANG - Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mengusulkan alokasi 700 Calon Aparatur Sipil Negara (CASN) dengan formasi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) ke pemerintah pusat untuk tahun 2026.
Ratusan formasi tersebut untuk memenuhi kebutuhan Guru pada Satuan Pendidikan SMAN, SMKN dan SLBN untuk mata pelajaran (mapel) wajib dan produktif.
Khusus guru SMAN formasi CASN ini untuk guru pendidikan agama dan bahasa indonesia.
SMKN untuk guru mapel teknik jaringan komputer dan busana. Sementara, SLBN yang diajukan berupa guru kelas yaitu pendidikan khusus.
"Iya kami mengusulkan hal itu sesuai hasil pemetaan," ujar Kepala Bidang Pembinaan Guru dan Tenaga Kependidikan (Kabid GTK) Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Tengah, Sodikin kepada Tribunjateng.com, Kamis (28/5/2026).
Pemprov Jateng saat ini memiliki sebanyak 1.814 guru yang terdiri dari 1.732 guru honorer yang mengajar di SMA/SMK dan SLBN.
Ribuan guru ini tidak masuk ke dalam sistem Data Pokok Pendidikan (Dapodik).
Sisanya sebanyak 82 guru telah masuk Dapodik.
Usulan alokasi 700 CASN tersebut juga sebagai langkah menanggapi Surat Edaran (SE) Mendikdasmen Nomor 7 Tahun 2026, yang menyebutkan para guru honorer bisa mengajar di sekolah negeri hingga Desember 2026 dengan syarat terdaftar di Dapodik paling lambat 31 Desember 2024.
Sodikin melanjutkan, usulan kebutuhan melalui CASN untuk CPNS dan PPPK mempertimbangkan adanya guru Non ASN yang usianya di bawah atau di atas 35 tahun.
Jumlah kuota yang diusulkan mempertimbangkan pada kemampuan anggaran.
"Namun demikian pada kenyataannya nanti belum dapat diprediksi skema pemenuhan kebutuhan Guru yang ditetapkan atau diterapkan karena tentunya menjadi kewenangan pemerintah pusat," terangnya.
Baca juga: Viral Teror Pocong Bawa Sanjata di Cilacap, Polisi Minta Waspada Hoaks
Lulusan Fresh Graduate Bisa Ikut Seleksi
Sodikin berharap, pemerintah pusat mengabulkan pengajuan dari Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Tengah ini agar tahun 2026 bisa membuka kembali kebijakan pemenuhan kebutuhan melalui mekanisme pengadaan CASN.
Semisal pengajuan itu diamini pemerintah pusat, maka seleksi akan dilakukan transparan, obyektif dan kompetitif di mana lulusan fresh graduate dapat mengikuti seleksi.
"Lebih lanjut tentunya menunggu kebijakan pemerintah pusat terkait pemenuhan kebutuhan SDM pada instansi pemerintah pusat dan daerah apakah mengakomodir semua kebutuhan atau sebagian atau seperti apa," terangnya.
Selama usulan formasi CASN diajukan, Sodikin menjamin satuan pendidikan SMA, SMK, dan SLB di lingkungan Provinsi Jawa Tengah tidak akan melakukan rekrutmen guru dan tenaga kependidikan (tendik) baru.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banyumas/foto/bank/originals/20260403-pns-jepara.jpg)