Kamis, 28 Mei 2026

Berita Semarang

Sekeluarga Warga Semarang Tewas saat Menginap di Glamping Posong Temanggung, Diduga Keracunan

Sekeluarga terdiri dari empat warga Banyubiru Semarang tewas saat menginap di Glamping Posong Temanggung. Diduga keracunan.

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Eka Yulianti Fajlin | Editor: rika irawati
Tribun Banyumas/Eka Yulianti Fajlin
SUASANA DUKA - Pelayat di rumah duka keluarga Muhamad Ali Munawar (52), di Dusun Bendosari RT 04 RW 08, Desa Kebumen, Kecamatan Banyubiru, Kabupaten Semarang, Kamis (28/5/2026). Ali Munawar bersama istri dan dua anaknya ditemukan tewas di glamping Temanggung diduga karena keracunan. 

Ringkasan Berita:
  • Sekeluarga warga Banyubiru Kabupaten Semarang meninggal dunia saat menginap di Glamping Safari Taman Wisata Alam Posong Temanggung.
  • Sekeluarga yang terdiri dari ayah, ibu, dan dua anaknya itu diduga mengalami keracunan.
  • Saat ini, jenazah keempat warga Semarang itu masih dalam autopsi.

 

TRIBUNBANYUMAS.COM, UNGARAN - Empat warga Dusun Bendosari RT 04 RW 08, Desa Kebumen, Kecamatan Banyubiru, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, meninggal dunia saat menginap di Glamping Safari Taman Wisata Alam Posong, Desa Tlahap, Kecamatan Kledung, Kabupaten Temanggung, Rabu (27/5/2026). 

Mereka merupakan satu keluarga yang terdiri dari ayah, ibu, dan dua anaknya.

Mereka adalah Muhamad Ali Munawar (52), Maghfirah (43), Bagas Amar Hakiki (21), dan Alvino 
Evan Hakim (16).

Suasana duka pun menyelimuti rumah duka di Dusun Bendosari, Kamis (28/5/2026).

Sejumlah karangan bunga tampak berjajar di area rumah duka. 

Puluhan pelayat yang datang ke rumah duka terlihat duduk diam.

Beberapa pelayat berpelukan menahan duka setelah mengetahui kabar meninggalnya sekeluarga itu.

Baca juga: Ritual Basuh Kaki Bhikku Thudong di Gunung Kalong Ungaran

Adik sepupu Muhamad Ali Munawar, Muhamad Faerudin (50) mengatakan, keluarga besar menerima kabar duka pada Rabu (27/5/2026) malam, sekitar pukul 22.00 WIB.

Faerudin mengatakan, sehari-hari, Ali Munawar dan istri berdagang di Pasar Lanang Ambarawa.

Mereka tinggal di Temenggungan, Ambawara. 

Namun, rumah dan kebun anggur mereka berada di Dusun Bendosari, Desa Kebuman, yang kini menjadi rumah duka.

"Rumahnya di sini, Bendosari, tapi tinggalnya di Temenggungan, Ambarawa."

"Saya tidak tahu kalau lagi pergi ke tempat wisata di Temanggung," tuturnya saat ditemui di rumah duka, Kamis.

Diduga Keracunan

Faerudin mengaku belum mengetahui pasti penyebab kematian empat anggota keluarganya tersebut. 

Sumber: Tribun Banyumas
Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved