Breaking News:

Berita Kebumen

Sidak ke Tempat Wisata, Bupati Kebumen Ancam Tutup Lokasi yang Tak Disiplin Terapkan Prokes

Bupati Kebumen Arif Sugiyanto dan anggota Forkopimda memantau penerapan protokol kesehatan di sejumlah objek wisata di Kebumen, Minggu (16/5/2021).

Penulis: khoirul muzaki | Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS/Istimewa
Rombongan Bupati Kebumen Arif Sugiyanto saat memonitor protokol kesehatan di Panti Menganti Kebumen, Minggu (16/5/2021). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, KEBUMEN - Sejumlah objek wisata di Kebumen mulai ramai dikunjungi wisatawan setelah dibuka di hari ketiga seusai Lebaran, Minggu (16/5/2021).

Di tengah libur Hari Raya Idul Fitri, Bupati Kebumen Arif Sugiyanto sempat memantau penerapan protokol kesehatan di sejumlah objek wisata di Kebumen bersama Forkopimda.

Ada beberapa tempat yang dikunjungi rombongan bupati, di antaranya Goa Jatijajar, Pantai Menganti, dan Pantai Suwuk.

Berdasarkan pantauan bupati, para wisatawan yang datang ke lokasi taat terhadap protokol kesehatan.

Pihak pengelola juga ketat mendisiplinkan para pengunjung agar patuh terhadap prokes, sebagai syarat masuk objek wisata, semisal memakai masker, mencuci tangan, dan jaga jarak.

"Pihak pengelola juga menggunakan sistem buka tutup, untuk mencegah penumpukan, saya lihat sudah cukup baik," ujar Arif dalam rilis yang diterima, Selasa (18/5/2021).

Baca juga: Awalnya Saksi Mengira Bangkai Ayam, Penemuan Mayat Bayi di Saluran Irigasi Desa Lajer Kebumen

Baca juga: Miris! Setelah Ledakan yang Menewaskan 4 Orang, Warga Ngabean Kebumen Masih Simpan Bubuk Mercon

Baca juga: Lagi, Petasan di Ngabean Kebumen Memakan Korban. 3 Jari Bocah 10 Tahun Retak Kena Petasan Rawit

Baca juga: Warga Ngabean Kebumen Trauma, Tradisi Nyalakan Petasan saat Idulfitri Bakal Hilang. Ini Sebabnya

Arif mengatakan, di saat musim ramai seperti Lebaran ini, pihak pengelola harus benar-benar menerapkan aturan, tidak abai terhadap prokes.

Jika di objek wisata tersebut pihak pengelola tidak dapat menerapkan protokol kesehatan, serta tidak bisa mendisiplinkan pengunjung hingga terjadi penumpukan massa, ia memastikan akan kembali menutup objek wisata.

Pihak pengelola harus bisa memastikan pengunjung tidak boleh melebih 30 persen dari kapasitas objek wisata.

Saat pemantauan, rombongan bupati melihat kemacetan jalan utama menuju Pantai Menganti dan sekitarnya.

Ini dikarenakan adanya sistem buka tutup dan pembatasan kapasitas.

Bahkan, banyak pengunjung yang diminta putar balik agar tidak semakin terjadi penumpukan.

"Kami juga mengingatkan pengelola agar wisata tutup pukul 15.00 WIB," jelas Arif.

Baca juga: Pemerintah Berencana Beri Santunan bagi Penerima Vaksin Covid-19 yang Mengalami Cacat Akibat KIPI

Baca juga: 5 Berita Populer: Polisi Tangkap Pembunuh Sadis di Kendal-Rumah Sakit di Jateng Siaga Lonjakan Covid

Baca juga: Harga Emas Antam di Pegadaian Pagi Ini, Selasa 18 Mei 2021: Rp 978.000 Per Gram

Baca juga: Jenazah Cahyo Ditemukan di Sungai Klawing, Remaja asal Bojongsari Purbalingga Tenggelam saat Mancing

Sementara itu Kapolres Kebumen AKBP Piter Yanottama menambahkan, pihaknya menerjunkan aparat kepolisian untuk memantau semua objek wisata yang ada di Kebumen.

Pihaknya bahkan menerjunkan para Polwan untuk turut serta membagikan masker. (*)

Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved