Breaking News:

Berita Kebumen

Miris! Setelah Ledakan yang Menewaskan 4 Orang, Warga Ngabean Kebumen Masih Simpan Bubuk Mercon

Polres Kebumen meningkatkan razia petasan di Desa Ngabean, Kecamatan Mirit, pascaledakan petasan yang menewaskan empat warga desa tersebut.

Penulis: khoirul muzaki | Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS/Istimewa
Kapolres Kebumen AKBP Piter Yanottama dan petugas gabungan menunjukkan barang bukti bubuk mercon, selongsong petasan, dan alat pembuatan petasan yang didapat dari razia di Ngabean, Kecamatan Mirit, Kebumen, Jumat (14/5/2021). Razia tersebut merupakan tindak lanjut ledakan petasan yang menewaskan empat warga Ngabean, Rabu (12/5/2021). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, KEBUMEN - Polres Kebumen meningkatkan razia petasan di Desa Ngabean, Kecamatan Mirit, pascaledakan petasan yang menewaskan empat warga desa tersebut. Dalam razia yang digelar Jumat (14/5/2021), petugas mendapati ratusan selongsong petasan dan bubuk mercon seberat Rp 1 kilogram.

Razia tersebut melibatkan Koramil, Satpol PP, pemerintah kecamatan dan pemerintah Desa Ngabean.

Razia tersebut dipimpin langsung Kapolres Kebumen AKBP Piter Yanottama.

Piter mengatakan, razia dilakukan lewat cara mendatangi satu per satu rumah warga yang terindikasi masih menyimpan petasan.

"Kegiatan razia kali ini menindaklanjuti adanya ledakan petasan yang mengakibatkan empat orang meninggal dunia di Desa Ngabean," ujar Piter, Sabtu (15/5/2021).

Baca juga: Ledakan Petasan Maut di Kebumen, Kapolda Jateng: Korban Diduga Meracik Mercon sambil Merokok

Baca juga: Terungkap, Obat Mercon yang Meledak dan Tewaskan 4 Warga Kebumen Dibeli dari Pati

Baca juga: Lagi, Petasan di Ngabean Kebumen Memakan Korban. 3 Jari Bocah 10 Tahun Retak Kena Petasan Rawit

Baca juga: Warga Ngabean Kebumen Trauma, Tradisi Nyalakan Petasan saat Idulfitri Bakal Hilang. Ini Sebabnya

Selain ratusan selongsong petasan dan bubuk mercon seberat 1 kilogram, petugas gabungan juga mengamankan beragam alat yang digunakan untuk membuat petasan.

Menurut Piter, razia ini merupakan bentuk perhatian kepolisian melindungi masyarakat agar tidak terulang kembali ledakan petasan yang mengancam jiwa.

Piter pun mengimbau masyarakat mulai menghilangkan kebiasaan bermain petasan yang membahanyakan keselamatan.

"Jika masyarakat masih ada yang menyimpan petasan ataupun serbuk petasan, kami minta menyerahkan ke kantor polisi atau koramil terdekat. Kami hanya ingin mengamankan dan memusnahkan barang-barang berbahaya tersebut," katanya. (*)

Baca juga: Masih Punya Ketupat Sisa? Coba Saja Bikin Burger Ketupat. Ini Resepnya

Baca juga: 12 Orang Tewas, Bom Meledak saat Berlangsung Salat Jumat di Afganistan

Baca juga: Suara Tiba-tiba Melambat dan Tercekik, Khatib Salat Idulfitri di Agam Meninggal di Mimbar

Baca juga: 5 Berita Populer: Toleransi saat Salat Id di Banjarnegara-Penjual Petasan Maut Kudus Jadi Tersangka

Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved