Breaking News:

Berita Kebumen

Terungkap, Obat Mercon yang Meledak dan Tewaskan 4 Warga Kebumen Dibeli dari Pati

Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Ahmad Luthfi mengungkapkan, korban ledakan mercon di Kebumen membeli bahan mercon dari Pati.

Penulis: khoirul muzaki
Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS/Istimewa
Kapolda Jateng Irjen Pol Ahmad Luthfi menjelaskan hasil ungkap kasus ledakan mercon yang menewaskan empat warga Pabean, Kecamatan Mirit, Kabupaten Kebumen, di Mapolres Kebumen, Jumat (14/5/2021). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, KEBUMEN - Penyidik mulai menemukan benang merah kejadian ledakan petasan yang menewaskan empat warga Pabean, Kecamatan Mirit, Kabupaten Kebumen. Terungkap, bahan mercon yang diracik para korban dibeli dari Pati.

Hal ini disampaikan Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Ahmad Luthfi dalam konferensi pers di Mapolres Kebumen, Jumat (14/5/2021).

"Dari keterangan saksi, barang itu (bahan mercon) diorder dari Pati," ungkap Luthfi.

Baca juga: Usai Salat Id dan Halalbihalal, Bupati Kebumen Cek Ibadah Kenaikan Isa Almasih di Gereja

Baca juga: Korban Tewas Ledakan Petasan di Kebumen Bertambah, Total 4 Tewas dan 4 Masih Dirawat di RS

Baca juga: Ledakan Mercon Tewaskan 3 Orang di Kebumen, Begini Kesaksian Pemilik Rumah

Baca juga: Petasan Meledak saat Diracik di Malam Takbiran di Kebumen, Tiga Orang Tewas dan Lima Lainnya Terluka

Menurut Luthfi, informasi ini didapat dari korban selamat yang kini masih dirawat di rumah sakit.

Korban membeli bahan mercon melalui pasar online.

Setelah kejadian, pihaknya menemukan sisa serbuk mercon sekitar 4 kilogram dan 400 longsong bahan mercon.

Barang bukti lain yang dikumpulkan di antaranya foto korban dan foto baju korban.

Selain itu, juga meminta keterangan dari 16 saksi.

"Nanti akan digambarkan secara utuh dari Inafis, tim Labfor, dan penyidik, terkait bahan yang digunakan untuk membuat mercon itu," imbuhnya.

Sebelumnya, ledakan mercon terjadi di Desa Pabean, Kecamatan Mirit, Kabupaten Kebumen, Rabu (12/5/2021).

Kejadian itu mengakibatkan empat orang tewas dan empat warga lain mengalami luka. Saat ini, keempat warga yang terluka masih dirawat di rumah sakit. (*)

Baca juga: Kasus Covid-19 di Salatiga Melonjak: 2 Kelurahan Masuk Zona Merah, Ruang Isolasi Penuh

Baca juga: Razia Pascaledakan Maut di Undaan Kudus, Kapolres: Dengar Petasan, Polisi Cari, Tangkap, dan Amankan

Baca juga: 2 Pemuda di Purbalingga Dicegat Polisi saat Tumpangi Motor Tak Bernopol, Ada Pil Hexymer di Bagasi

Baca juga: Usai Salat Id dan Halalbihalal, Bupati Kebumen Cek Ibadah Kenaikan Isa Almasih di Gereja

Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved