Breaking News:

Teror Virus Corona

Kasus Covid-19 di Salatiga Melonjak: 2 Kelurahan Masuk Zona Merah, Ruang Isolasi Penuh

Kasus Covid-19 di Kota Salatiga melonjak. Bahkan, ruang isolasi bagi pasien penuh.

Editor: rika irawati
Shutterstock via Kompas.com
Ilustrasi virus Covid-19. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, SALATIGA - Kasus Covid-19 di Kota Salatiga melonjak. Bahkan, ruang isolasi bagi pasien penuh.

Hal ini disampaikan Kepala Dinas Kesehatan Kota Salatiga Siti Zuraida dalam rilis yang diterima, Kamis (13/5/2021).

Dikutip dari Kompas.com, Jumat (14/5/2021), Siti mengatakan, lonjakan kasus corona terasa sejak beberapa pekan terakhir.

Siti mengatakan, ada dua kelurahan yang saat ini masuk dalam kategori zona merah, yakni Sidorejo Lor dan Kecandran.

Baca juga: Pedagang Dilarang Mremo di Komplek Pasar Raya Salatiga, Yuliyanto: Rawan Munculkan Klaster Baru

Baca juga: DKK Salatiga: Empat Apotek Full Siaga Selama Libur Lebaran

Baca juga: Ikuti Jejak Karanganyar dan Sukoharjo, Salatiga Resmi Larang Jual Beli dan Konsumsi Daging Anjing

Baca juga: 62 Napi Rutan Salatiga Diusulkan Dapat Remisi Idulfitri

Zona merah berarti kawasan tersebut termasuk kategori risiko tinggi penyebaran virus corona.

"Untuk yang zona oranye, ada 16 kelurahan dan lima kelurahan masuk zona kuning, yakni Pulutan, Kutowinangun Kidul, Kalicacing, Kalibening, dan Noborejo," jelas Siti.

Menurut Siti, lonjakan kasus terjadi karena masyarakat mengabaikan protokol kesehatan dan rendahnya kesadaran memakai masker secara benar.

"Selain itu, juga vaksinasi rate terhitung rendah dan terjadi mutasi virus. Kita, selain menjaga diri sendiri juga harus peduli terhadap keluarga dan lingkungan agar terlindung dari Covid-19," kata dia.

Sementara itu, Wali Kota Salatiga Yuliyanto menyampaikan, penyekatan dan pengetatan yang dilakukan mampu menurunkan jumlah pemudik hingga 50 persen saat Lebaran.

"Kita lihat, saat ini, jalanan sepi, PPKM mikro semoga mampu menekan penyebaran Covid-19 di masa Lebaran," kata Yuliyanto.

Baca juga: Razia Pascaledakan Maut di Undaan Kudus, Kapolres: Dengar Petasan, Polisi Cari, Tangkap, dan Amankan

Baca juga: 2 Pemuda di Purbalingga Dicegat Polisi saat Tumpangi Motor Tak Bernopol, Ada Pil Hexymer di Bagasi

Baca juga: Usai Salat Id dan Halalbihalal, Bupati Kebumen Cek Ibadah Kenaikan Isa Almasih di Gereja

Baca juga: 5 Berita Populer: Ledakan Petasan Tewaskan Warga Kebumen dan Kudus-Israel Serang Gaza H-1 Lebaran

Namun, menurut Yuliyanto, yang perlu diantisipasi adalah sekitar dua pekan setelah Lebaran.

"Saat-saat itu bisa diketahui angka penyebaran karena dari hasil monitoring petugas gabungan TNI, Polri, dan Satpol PP, selama beberapa hari ini banyak masyarakat dari wilayah sekitar Salatiga yang beraktivitas belanja di Salatiga," kata Yuliyanto.

Data menunjukkan, secara kumulatif terdapat 3.788 kasus di Salatiga, dengan rincian 308 pasien menjalani perawatan, 3.376 pasien dinyatakan sembuh, dan 104 pasien meninggal dunia. (*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Kasus Covid-19 Terus Bertambah, Ruang Isolasi di Salatiga Penuh".

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved