Breaking News:

Larangan Mudik Lebaran

DKK Salatiga: Empat Apotek Full Siaga Selama Libur Lebaran

Polres Salatiga menyiapkan 16 titik lokasi pos pantau untuk melakukan penyekatan pada beberapa titik menuju di Kota Hati Beriman.

Penulis: M Nafiul Haris
Editor: deni setiawan
TRIBUN BANYUMAS/M NAFIUL HARIS
Kapolres Salatiga AKBP Rahmad Hidayat saat gelar pasukan Operasi Ketupat Candi 2021 di Mapolres Salatiga, Rabu (5/5/2021). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, SALATIGA - Polres Salatiga menerjunkan 288 personel gabungan dalam rangka pengamanan libur Idulfitri 2021.

Kapolres Salatiga, AKBP Rahmad Hidayat mengatakan, personel yang bertugas memiliki kewajiban pengamanan menjelang hingga pasca Lebaran.

"Total keseluruhan personil ada 288 anggota terdiri dari TNI, Polri, Satpol PP, Dishub, dan Pemadam Kebakaran."

"Ditambah Dinkes dan relawan sekira 304 personel," terangnya kepada Tribunbanyumas.com, di Mapolres Salatiga, Rabu (5/5/2021).

Baca juga: Ikuti Jejak Karanganyar dan Sukoharjo, Salatiga Resmi Larang Jual Beli dan Konsumsi Daging Anjing

Baca juga: 62 Napi Rutan Salatiga Diusulkan Dapat Remisi Idulfitri

Baca juga: Pemudik Tujuan Salatiga Ini Gas Pol Hindari Razia, Hari Sebut Ibarat Sedang Ikuti Ajang Balap Motor

Baca juga: Petugas Gabungan Dapati Pedagang Jual Daging Glonggongan di Salatiga, Jumlahnya Capai 47,5 Kilogram

Menurut AKBP Rahmad, selama gelaran pelaksanaan Operasi Ketupat Candi 2021, petugas fokus menangani beberapa hal yang diprediksi menghambat dan mengganggu keamanan serta penyebaran wabah Covid-19 di Kota Salatiga.

Dia menambahkan, para petugas yang turut dalam operasi juga wajib melaksanakan sosialisasi secara masif dan terus menerus terkait kebijakan larangan mudik.

Kemudian senantiasa melakukan penyekatan di pintu ke luar atau masuk wilayah perbatasan.

"Kemudian penegakan hukum terhadap tindak pidana yang terjadi dan berpotensi dapat mengganggu perayaan Idulfitri 1442 Hijriyah di tengah pandemi Covid-19,” katanya.

Pihaknya mengungkapkan, Polres Salatiga juga menyiapkan 16 titik lokasi pos pantau untuk melakukan penyekatan pada beberapa titik menuju di Kota Hati Beriman.

Seperti di Blotongan, Exit Tol Tingkir, Pasar Sapi, dan Perempatan Kumpulrejo.

Terpisah, Kepala DKK Salatiga, Siti Zuraidah menyatakan, dalam rangka mendukung kepolisian jajarannya menyiapkan layanan gawat darurat 24 jam.

Selain itu, DKK juga melakukan pengawasan keamanan pangan, membentuk Tim Kejadian Luar Biasa (KLB) penyakit dan keracunan makanan, serta pemberantasan penyakit menular.

"Ada empat apotek yang kami jadwalkan bersiaga 24 jam dilengkapi dokter jaga masing-masing selama libur Idulfitri."

"Sehingga pelayanan kesehatan tetap berjalan," ujarnya. (M Nafiul Haris)

Baca juga: Pemkab Banyumas Siapkan GOR Satria Purwokerto sebagai Lokasi Karantina Pemudik, Dibuka 6-17 Mei

Baca juga: Kebiasaan Buruk Sales Menurut Disperindag Purbalingga: Kerap Sisipkan Produk Kadaluarsa

Baca juga: Bu Dokter Ini Rajin Kunjungi Ponpes di Banjarnegara, Periksa Kesehatan Gigi Santri, Begini Ceritanya

Baca juga: Pengusaha Carica di Dieng Wonosobo Kembali Harus Gigit Jari Tahun Ini, Imbas Larangan Mudik Katanya

Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved