Breaking News:

Larangan Mudik Lebaran

Pemudik Tujuan Salatiga Ini Gas Pol Hindari Razia, Hari Sebut Ibarat Sedang Ikuti Ajang Balap Motor

"Kalau kelamaan di jalan, takut terkena razia, repot nanti," kata Hari pemudik yang hendak menuju Kota Salatiga ini.

Penulis: budi susanto | Editor: deni setiawan
TRIBUN BANYUMAS/BUDI SUSANTO
Sejumlah pemudik mulai memasuki Jalur Pantura Kabupaten Pemalang, beberapa menggunakan sepeda motor dan mobil pribadi berplat nomor luar Provinsi maupun daerah, Sabtu (1/5/2021) pagi. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, PEMALANG - Sejumlah pemudik mulai memadati Jalur Pantura Kabupaten Pemalang, Sabtu (1/5/2021).

Kebanyakan para pemudik menggunakan kendaraan pribadi.

Baik itu sepeda motor maupun mobil pribadi.

Beberapa pemudik dari Jawa Barat sengaja menempuh perjalanan saat malam hari.

Baca juga: Praktik Esek-esek di Pemalang Tetap Buka saat Ramadan, Aini: Pintunya Saja yang Tutup, Layanan Jalan

Baca juga: Diingatkan Lagi, Tempat Pijat dan Karaoke di Pemalang Dilarang Beroperasi Hingga H+3 Lebaran

Baca juga: Aksi Buang Tempe di Pasar Moga Pemalang, Pedagang Protes Bansos Disalurkan Berbentuk Bahan Pangan

Baca juga: Pemberian THR Karyawan di Pemalang, Disnaker: Perusahaan Boleh Nyicil Hingga Akhir Tahun

Hal itu untuk menghindari adanya penyekatan di perbatasan Jateng-Jabar.

Anton, pemudik asal Kudus ini misalnya.

Dia menuturkan, bersama rombongan berangkat dari Karawang pada Jumat (30/4/2021) sekira pukul 22.00.

"Sampai di Jawa Tengah pada subuh."

"Dalam perjalanan juga tidak menemui penyekatan," ucapnya kepada Tribunbanyumas.com di Jalur Pantura Pemalang, Sabtu (1/5/2021).

Dilanjutkannya, ia bersama empat rekannya menggunakan motor untuk menuju kampung halaman.

Halaman
12
Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved