Breaking News:

Berita Salatiga

Ikuti Jejak Karanganyar dan Sukoharjo, Salatiga Resmi Larang Jual Beli dan Konsumsi Daging Anjing

Pemerintah Kota Salatiga resmi melarang aktivitas jual beli dan konsumsi daging anjing.

Editor: rika irawati
AP via Tribun Jateng
Aktivis melakukan protes atas konsumsi daging anjing. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, SALATIGA - Pemerintah Kota Salatiga resmi melarang aktivitas jual beli dan konsumsi daging anjing.

Larangan tersebut tertuang dalam Surat Edaran (SE) Wali Kota Salatiga Nomor 510/345/414 tentang Larangan Peredaran Daging Anjing, tertanggal 26 April 2021.

Wali Kota Salatiga Yuliyanto mengatakan, surat edaran tersebut mengatur jelas mengenai larangan setiap orang melakukan kegiatan usaha perdagangan daging anjing.

"Dalam kaitan tersebut, Pemkot Salatiga tidak menerbitkan sertifikat veteriner atau surat keterangan kesehatan produk hewan khusus untuk daging anjing bila untuk konsumsi," jelasnya di Rumah Dinas Wali Kota Salatiga, Rabu (5/5/2021).

Baca juga: 62 Napi Rutan Salatiga Diusulkan Dapat Remisi Idulfitri

Baca juga: Pemudik Tujuan Salatiga Ini Gas Pol Hindari Razia, Hari Sebut Ibarat Sedang Ikuti Ajang Balap Motor

Baca juga: Petugas Gabungan Dapati Pedagang Jual Daging Glonggongan di Salatiga, Jumlahnya Capai 47,5 Kilogram

Baca juga: Menengok Sanggar Seni Kaligrafi Alif di Salatiga, Karyanya Sudah Laku Hingga Negara Paman Sam

Selain itu, Pemerintah Kota Salatiga juga tidak menerbitkan Surat Rekomendasi Pemasukan Daging Anjing Konsumsi serta memperketat lalu lintas perdagangan daging anjing.

"Pemkot akan mengedukasi dan melakukan sosialisasi oleh perangkat daerah, bisa di sekolah-sekolah, tentang risiko penularan zoonosis akibat mengonsumsi daging anjing," kata Yuliyanto.

Untuk pengawasan dan pemantauan, petugas dari Satpol PP akan berkoordinasi dengan kepolisian serta petugas karantina.

"Ini untuk penyidikan perdagangan daging anjing," ungkap Yuliyanto.

Keluarnya SE Larangan Peredaran Daging Anjing di Kota Salatiga ini diapresiasi Koalisi Dog Meat Free Indonesia (DMFI).

Perwakilan DMFI Karin Franken mengungkapkan, Salatiga adalah wilayah ketiga di Jawa Tengah yang melarang peredaran daging anjing setelah Kabupaten Karanganyar dan Sukoharjo.

"Kami mengucapkan selamat kepada Wali Kota Salatiga yang telah mengambil langkah maju dengan mengeluarkan peraturan tegas. Langkah ini telah menyelamatkan ribuan nyawa anjing setiap bulannya," ungkapnya. (*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Wali Kota Salatiga Larang Warganya Konsumsi dan Jual Beli Daging Anjing".

Baca juga: Begini Cara Cek Makanan Mengandung Formalin dan Pewarna Berbahaya Menurut Kepala BBPOM Semarang

Baca juga: Muncul Klaster Musala di Banyumas, 33 Orang Masih Satu RT Positif Covid

Baca juga: Harga Emas Antam di Pegadaian Pagi Ini, Rabu 5 Mei 2021 Rp 971.000 Per Gram

Baca juga: JADWAL Salat dan Buka Puasa Ramadan Hari Ke-23 di Purbalingga, 5 Mei 2021

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved