Breaking News:

Berita Jawa Tengah

Petugas Gabungan Dapati Pedagang Jual Daging Glonggongan di Salatiga, Jumlahnya Capai 47,5 Kilogram

Terhadap pedagang yang kedapatan menjual daging glonggongan tersebut selanjutnya akan diberi edukasi dan pembinaan.

DISPERTAN KOTA SALATIGA
Kepala Dispertan Kota Salatiga Nunuk Dartini bersama tim gabungan saat melakukan operasi daging glonggongan di Pasar Raya II Kota Salatiga, Kamis (29/4/2021). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, SALATIGA - Sebanyak 47,5 kilogram daging sapi glonggongan disita petugas gabungan terdiri dari Satpol PP, Dinas Pertanian, DKK, dan Bagian Hukum Setda Kota Salatiga dalam operasi aman, sehat, utuh, dan halal (Asuh). 

Kepala Dispertan Kota Salatiga, Nunuk Dartini mengatakan, Operasi Asuh digencarkan untuk menjamin bahan makanan yang dikonsumsi masyarakat selama Ramadan sampai Hari Raya Idulfitri 2021, baik serta aman dikonsumsi. 

Baca juga: Menengok Sanggar Seni Kaligrafi Alif di Salatiga, Karyanya Sudah Laku Hingga Negara Paman Sam

Baca juga: Wali Kota Salatiga Izinkan Santri dan ASN Mudik tapi Harus Kantongi Syarat Ini

Baca juga: Disebut Jozeph Paul Zhang Alumni UKSW Salatiga, Komentar Rektor Neil Rupidara: Itu Sikap Individu

Baca juga: Jozeph Paul Zhang Disebut Pernah Bikin KTP di Salatiga, Kasus Dugaan Penistaan Agama

"Pada operasi gabungan yang sudah kesekian kali ini kami mendapatkan penjual daging sapi di Pasar Raya II Kota Salatiga menjual daging glonggongan," terangnya kepada Tribunbanyumas.com, Jumat (30/4/2021). 

Menurut Nunuk, operasi dilakukan pada dini hari sekira pukul 03.00 bersamaan dengan waktu supliyer daging dari beberapa daerah sekitar Kota Salatiga berjualan atau mengirim barang. 

Dia menambahkan, terhadap pedagang yang kedapatan menjual daging glonggongan tersebut selanjutnya akan diberi edukasi dan pembinaan.

"Sedang daging glonggongan yang dijual total seberat 47,5 kilogram kami sita selanjutnya akan dimusnahkan."

"Sementara pedagang diketahui berasal dari Boyolali itu telah didata petugas Satpol PP," katanya.

Dia menyatakan, daging yang ditemukan petugas gabungan memiliki kadar air mencapai 90 persen sehingga masuk kategori tidak wajar.

Pihaknya mengungkapkan, kedepan pemantauan kondisi daging yang diperjualbelikan pedagang intensitasnya akan lebih ditingkatkan.

Dia mengimbau, masyarakat konsumen, petugas jagal agar saling mengingatkan. 

"Target kami, Salatiga bebas daging glonggongan."

"Dalam rangka keamanan pangan asal hewan, supaya bisa mewujudkan generasi sehat dimulai mengkonsumsi daging yang aman, sehat, utuh, dan halal," ujarnya. (M Nafiul Haris)

Baca juga: Tanpa Kompromi, 11 Perantau Warga Desa Tumanggal Purbalingga Diwajibkan Rapid Test Antigen

Baca juga: Ini Sanksi Jika ASN Pemkab Purbalingga Nekat Mudik Lebaran, Tertuang di Dua Peraturan Pemerintah

Baca juga: Dua Wisata di Dieng Banjarnegara Ini Tetap Terima Kunjungan Wisatawan, Pasca Erupsi Kawah Sileri

Baca juga: Kabar Erupsi Kawah Sileri Dieng: Warga Batur Banjarnegara Perlihatkan Batu Besar yang Berasap

Penulis: M Nafiul Haris
Editor: deni setiawan
Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved