Larangan Mudik Lebaran
Tanpa Kompromi, 11 Perantau Warga Desa Tumanggal Purbalingga Diwajibkan Rapid Test Antigen
Kepala Puskesmas Pengadegan, Istomo Puji mengatakan, dilakukan rapid test antigen terhadap 11 warga yang diketahui pulang dari luar kota itu.
Penulis: Permata Putra Sejati | Editor: deni setiawan
TRIBUNBANYUMAS.COM, PURBALINGGA - Tim Satgas Covid-19 Kecamatan Pengadegan, Kabupaten Purbalingga melakukan pemeriksaan terhadap 11 warga Desa Tumanggal yang diketahui mudik dari luar kota.
Mereka menjalani tes rapid antigen di Balai Desa Tumanggal, Kamis (29/4/2021).
Dari data yang diperoleh, 11 warga tersebut datang dari sejumlah kota yang berbeda.
Lima orang dari Bogor, tiga dari Jakarta, tiga lainnya masing-masing dari Palembang, Surakarta, dan Bekasi.
Baca juga: Ini Sanksi Jika ASN Pemkab Purbalingga Nekat Mudik Lebaran, Tertuang di Dua Peraturan Pemerintah
Baca juga: Pemuda di Rembang Purbalingga Diamankan saat Ambil Paket, Isinya 1000 Pil Hexymer yang Dibeli Online
Baca juga: Toko Modern di Purbalingga Wajib Jual Hasil UMKM, Mulai dari Makanan sampai Hasil Kriya
Baca juga: Batal Diresmikan 22 April 2021, Pembangunan Terminal Bandara JB Soedirman Purbalingga Masih Dikebut
Kepala Puskesmas Pengadegan, Istomo Puji mengatakan, dilakukan rapid test antigen terhadap 11 warga yang diketahui pulang dari luar kota itu.
Pemeriksaan dilakukan untuk mengetahui apakah mereka dalam kondisi sehat atau terinfeksi Covid-19.
"Wilayah Kecamatan Pengadegan merupakan zona hijau Covid-19."
"Oleh sebab itu dilakukan pemeriksaan warga yang pulang dari luar kota."
"Jangan sampai mereka menularkan virus di Kecamatan Pengadegan," jelasnya kepada Tribunbanyumas.com, Jumat (30/4/2021).
Pemeriksaan rapid tes antigen terhadap 11 warga itu, hasilnya negatif.
Namun demikian, mereka masih harus melakukan karantina mandiri sampai beberapa hari ke depan.
Kapolsek Pengadegan, AKP Susilo mengatakan, adanya pemeriksaan rapid test antigen terhadap warga yang pulang dari luar kota.
Pemantauan dilakukan bersama instansi terkait pantau pelaksanaan rapid test antigen terhadap warga Desa Tumanggal.
"Kami pastikan bahwa seluruh warga yang pulang dari luar kota langsung mendapatkan pemeriksaan rapid test antigen."
"Tidak ada yang menolak untuk diperiksa demi memastikan kondisinya," jelasnya.