Breaking News:

Penanganan Corona

Pedagang Dilarang Mremo di Komplek Pasar Raya Salatiga, Yuliyanto: Rawan Munculkan Klaster Baru

Larangan untuk berjualan itu terpaksa diberlakukan sebagai langkah mencegah penularan Covid-19 sehingga rawan memunculkan klaster baru saat Lebaran.

TRIBUN BANYUMAS/M NAFIUL HARIS
Wali Kota Salatiga, Yuliyanto. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, SALATIGA - Wali Kota Salatiga Yuliyanto melarang masyarakat di Kota Hati Beriman selama Idulfitri, mremo berjualan di sepanjang Jalan Jenderal Sudirman atau kompleks Pasar Raya Salatiga

Yuliyanto mengatakan, larangan tersebut nantinya secara resmi akan disampaikan kepada masyarakat melalui surat edaran. 

Baca juga: DKK Salatiga: Empat Apotek Full Siaga Selama Libur Lebaran

Baca juga: Ikuti Jejak Karanganyar dan Sukoharjo, Salatiga Resmi Larang Jual Beli dan Konsumsi Daging Anjing

Baca juga: 62 Napi Rutan Salatiga Diusulkan Dapat Remisi Idulfitri

Baca juga: Pemudik Tujuan Salatiga Ini Gas Pol Hindari Razia, Hari Sebut Ibarat Sedang Ikuti Ajang Balap Motor

"Kepada para pedagang yang biasa mremo ketika Lebaran kami sampaikan Pemkot Salatiga melarang berjualan untuk tahun ini karena situasi pandemi Covid-19," terangnya kepada Tribunbanyumas.com, Jumat (7/5/2021). 

Menurutnya, larangan untuk berjualan itu terpaksa diberlakukan sebagai langkah mencegah penularan Covid-19 sehingga rawan memunculkan klaster baru saat Lebaran.

Terlebih Salatiga saat ini masuk zona merah.

Dia menambahkan, Pemkot Salatiga juga menutup operasional pasar tiban di Jalan Lingkar Selatan (JLS) dan Kolam Renang Kalitaman pada H-7 hingga H+7 Idulfitri 1442 Hijriah. 

"Pasar tiban di JLS agar ditutup terlebih dahulu karena situasinya sedang tidak memungkinkan."

"Begitu pula dengan kolam renang Kalitaman," katanya. 

Terkait kondisi Kota Salatiga yang saat ini berada di zona merah, Yuliyanto menyatakan, pemerintah tidak perlu panik.

Melainkan itu harus segera memberikan solusi, siap siaga atas setiap kejadian di masyarakat. 

Halaman
12
Penulis: M Nafiul Haris
Editor: deni setiawan
Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved