Berita Ekonomi Bisnis

Cerita Petani Berlomba Budidaya Porang, Bisa Mendadak Jadi Miliader, Dahulu Dianggap Tanaman Liar

Porang biasanya dimanfaatkan dengan diolah menjadi tepung yang dipakai untuk bahan baku industri semisal kosmetik, pengental, lem, hingga mie ramen.

Editor: deni setiawan
TRIBUNBANYUMAS/M NAFIUL HARIS
Tanaman porang yang dibudidayakan Sudadi, petani di Desa Kadirejo, Kecamatan Pabelan, Kabupaten Semarang, Selasa (23/3/2021). 

"Baik itu untuk dipanen atau pembibitan," kata dia.

Apalagi, porang memiliki keunggulan, yakni bisa beradaptasi pada berbagai semua jenis tanah dan ketinggian antara 0 sampai 700 meter di atas permukaan laut (Mdpl).

Tanaman porang juga relatif bisa bertahan di tanah kering. 

Umbinya atau bibit porang juga bisa petani didapatkan secara mudah.

Sementara tanamannya hanya memerlukan perawatan yang minim.

Kelebihan lainnya, porang bisa ditanam dengan tumpang sari karena bisa toleran dengan naungan hingga 60 persen. (*)

Artikel ini telah tayang di Tribunjateng.com dengan judul Mengenal Porang yang Kini Jadii Bisnis Seksi, Tanaman Liar Ini Bikin Panyak Petani jadi Miliarder

Baca juga: Begini Suasana Pasar Takjil di Taman Makam Pahlawan Purwokerto, Bupati: Asal Mereka Patuh Prokes

Baca juga: Tidak Ada Penindakan! Ini Bentuk Operasi Keselamatan Polres Purbalingga Hingga 25 April 2021

Baca juga: Di Somawangi Banjarnegara Inilah, Emak-emak Bikin Kerajinan Tikar Pandan, Begini Cerita Mereka

Baca juga: Kesepakatan Warga Desa Kalimendong Wonosobo, Siapapun Halal Sembelih Ayam yang Lepas dari Kandang

Sumber: Tribun Jateng
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved