Breaking News:

Berita Jawa Tengah

Kesepakatan Warga Desa Kalimendong Wonosobo, Siapapun Halal Sembelih Ayam yang Lepas dari Kandang

Pemandangan jorok karena kotoran unggas tidak terlihat di Desa Kalimendong, Kecamatan Leksono, Kabupaten Wonosobo. Karena ada aturan ini.

TRIBUN BANYUMAS/KHOIRUL MUZAKKI
Kondisi lingkungan di Desa Kalimendong, Kecamatan Leksono, Kabupaten Wonosobo, Kamis (8/4/2021). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, WONOSOBO - Sudah umum warga desa memiliki hewan peliharaan, khususnya unggas.

Binatang itu mungkin yang paling banyak dipelihara di antara jenis ternak lainnya.

Selain modal murah, perawatan ternak itu juga cukup mudah. 

Baca juga: Begini Kronologi Kecelakaan Maut di Kertek Wonosobo, Laju Truk Ekspedisi Mulai Tak Beres di Kalikuto

Baca juga: Masih Polemik, Pengambilan Batu Nisan di Makam Stanagede Wonosobo, Ini Komentar Kadus Mojotengah

Baca juga: Ini Alasan Disparbud Ambil Puluhan Batu Nisan Makam Stanagede Wonosobo, Lebih Aman di Museum

Baca juga: Kisah Sukses Tukiyo, Tanam Jahe Merah di Polybag, Warga Wonosobo Ini Kewalahan Penuhi Permintaan

Warga umumnya melepas ayam atau unggasnya dari kandang untuk mencari pakan sendiri di alam sekitar.

Ini ternyata menjadi persoalan tersendiri bagi lingkungan. 

Kotoran ayam berserak di mana-mana hingga menimbulkan pencemaran.

Bahkan, warga yang tidak memelihara ayam pun ikut kena getahnya.

Halaman rumah mereka ikut menerima limpahan kotoran ayam tetangga. 

Warga selalu terbebani pekerjaan untuk membersihkan kotoran yang bercecer di mana-mana itu. 

Tetapi pemandangan jorok ini tidak terlihat di Desa Kalimendong, Kecamatan Leksono, Kabupaten Wonosobo

Halaman
1234
Penulis: khoirul muzaki
Editor: deni setiawan
Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved