Breaking News:

Berita Banjarnegara Hari Ini

Di Somawangi Banjarnegara Inilah, Emak-emak Bikin Kerajinan Tikar Pandan, Begini Cerita Mereka

Ibu rumah tangga seperti Sutinem masih bisa mengerjakan pekerjaan rumah, termasuk mengasuh anak di sela aktivitasnya membuat tikar. 

TRIBUN BANYUMAS/KHOIRUL MUZAKKI
Seorang ibu rumah tangga sedang membuat tikar pandan di rumahnya Rt 02 Rw 07 Desa Somawangi, Kecamatan Mandiraja, Kabupaten Banjarnegara, Jumat (16/4/2021). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, BANJARNEGARA - Memasuki Dukuh Mawangi, Desa Somawangi, Kecamatan Mandiraja, Kabupaten Banjarnegara tanaman pandan berduri tumbuh rimbun di kebun warga. 

Tanaman hijau ini bukan untuk dikonsumsi, melainkan diambil daunnya untuk kerajinan. 

Daunnya yang panjang cocok untuk dibentuk aneka kerajinan, seperti tikar. 

Hamparan tanaman pandan itu telah jadi sumber penghidupan warga sekitar.

Baca juga: Cerita Penyuluh Agama di Mandiraja Banjarnegara Bimbing Mualaf: Bikin Pengajian Rutin Tiap Jumat

Baca juga: Pasar Darurat Sudah Siap Ditempati, Lokasinya di Stadion Soemitro Kolopaking Banjarnegara

Baca juga: Mengintip Aktivitas Menulis Alquran di Ponpes Mumtaza Banjarnegara, Cara Tepat Ubah Perilaku Santri

Baca juga: Wisatawan Bisa Ngabuburit di Kawah Sikidang Dieng, Dinparbud Banjarnegara: Tetap Buka Selama Ramadan

Petani biasa memangkas daun pandan di kebun lalu mengikat dan membawanya pulang. 

Di rumah, para ibu rumah tangga sudah menanti kedatangan bahan itu untuk diproses. 

Butuh proses panjang sampai produk tikar halus siap dipasarkan.  

Sutinem (31) warga Rt 02 Rw 07 Desa Somawangi, Kecamatan Mandiraja, mulanya membersihkan duri-duri tajam yang melindungi tanaman itu. 

Dia lantas mengupas permukaan daun itu agar lebih halus.

Ini belum apa-apa.

Halaman
1234
Penulis: khoirul muzaki
Editor: deni setiawan
Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved