Breaking News:

Berita Banjarnegara Hari Ini

Mengintip Aktivitas Menulis Alquran di Ponpes Mumtaza Banjarnegara, Cara Tepat Ubah Perilaku Santri

Pada Minggu (11/4/2021), kegiatan menulis Alquran bahkan bukan hanya dilakukan santri, namun diikuti 604 orang dari sejumlah TPQ di Banjarnegara.

TRIBUNBANYUMAS.COM, BANJARNEGARA - Ada yang menarik di Pondok Pesantren (Ponpes) Mumtaza, Desa Gumiwang, Kabupaten Banjarnegara.

Para santri bukan sekadar dituntut membaca dan menghafal Alquran. 

Mereka juga wajib menulis ayat Alquran yang telah mereka hafalkan. 

Baca juga: Wisatawan Bisa Ngabuburit di Kawah Sikidang Dieng, Dinparbud Banjarnegara: Tetap Buka Selama Ramadan

Baca juga: Atlet Lompat Tinggi di Banjarnegara Jadi Kuli Bangunan, Kumpulkan Dana untuk Kuliah di Yogyakarta

Baca juga: Selalu Pakai Masker, Operasi Keselamatan Candi Banjarnegara Juga Menyasar Prokes Transportasi Publik

Baca juga: Masih Jadi Misteri, Temuan Mayat di Sungai Jali Banjarnegara, Tanpa Identitas dan Tubuh Membusuk

Pengelola pesantren menyediakan mushaf tulis bagi setiap santri.

Di dalamnya sudah terdapat cetakan tulisan ayat Alquran, namun masih lamat-lamat.

Tugas santri menebalkan tulisan itu hingga sempurna dan mudah dibaca. 

Jelang Ramadan atau pada Minggu (11/4/2021), kegiatan ini bahkan bukan hanya dilakukan santri, namun diikuti 604 orang dari sejumlah TPQ dan majlis taklim di Banjarnegara.  

Peserta gerakan menulis mushaf Alquran itu lintas usia, dari anak belia hingga lansia.

Semangat mereka menulis Alquran seantusias menyambut datangnya bulan suci Ramadan. 

"Bahkan ada yang usia 80 tahun," kata pengasuh Ponpes Mumtaza, KH Afit Juliet Nurcholis kepada Tribunbanyumas.com, Selasa (13/4/2021). 

Halaman
123
Penulis: khoirul muzaki
Editor: deni setiawan
Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved