Breaking News:

Berita Semarang

Tergeletak di Jalan Depan SPBU Kalibanteng Kota Semarang, Masjidil Jadi Korban Tabrak Lari

Pengemudi becak motor (bentor) tergeletak di tengah Jalan Pantura Semarang-Kendal, tepatnya di depan SPBU Kalibanteng, dekat flyover, Selasa.

Penulis: Reza Gustav Pradana | Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS/Istimewa
Korban tabrak lari di Jalan Pantura Semarang-Kendal tergeletak di tengah jalan, tepatnya di depan SPBU Kalibanteng, Kota Semarang, Selasa (26/1/2021). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, SEMARANG - Pengemudi becak motor (bentor) tergeletak di tengah Jalan Pantura Semarang-Kendal, tepatnya di depan SPBU Kalibanteng, dekat flyover, Selasa (26/1/2021) sekitar pukul 05.00 WIB.

Pengemudi becak motor tersebut diduga menjadi korban tabrak lari.

Tak jauh dari tubuhnya, becak motor yang dikendarai terguling. Barang belanjaan dari pasar, semisal kerupuk, cabai, dan sayur-mayur, berceceran di jalan.

Arus lalu lintas menuju arah Kendal langsung tersendat.

Theofilus Siswanto, petugas keamanan RS Columbia Asia (RSCA), mengatakan, dia mengetahui kecelakaan setelah melihat arus lalu lintas macet meski pagi hari.

"Saya melihat, jalan di depan kok macet pagi-pagi. Akhirnya saya keluar menelusuri. Ternyata, di depan SPBU, ada bapak-bapak tergeletak dan belum ada yang menolong," ungkap Siswanto yang juga anggota Relawan Semarang Hebat itu.

Baca juga: Buka Lebih dari Pukul 21.00 WIB, Tempat Karaoke di Arteri Soekarno Hatta Semarang Ditutup Paksa

Baca juga: Todongkan Senjata dan Rebut Tas Berisi Rp 561 Juta, Aksi 4 Perampok di Kota Semarang Terekam CCTV

Baca juga: 400 Nakes di Kota Semarang Gagal Divaksinasi, DKK Sebut Karena Alasan Medis

Baca juga: Terjangkit Virus Corona Lagi, 50 Penyintas Covid Kini Dirawat di Rumah Dinas Wali Kota Semarang

Dia kemudian meminta temannya mengantar perlatan pertolongan pertama pada kecelakaan (P3K) untuk menolong korban.

Saat menolong, Siswanto menayakan identitas pengemudi bentor. Korban diketahui bernama Masjidil, warga Kenconowungu, Karangayu, Semarang Barat.

"Lukanya ringan tapi tergeletak, kemungkinan karena syok dan saat itu sepi," tambah Siswanto.

Masjidil mengaku ditabrak sebuah mobil dari belakang.

Halaman
12
Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved