Breaking News:

Berita Jawa Tengah

Kisah Mbah Ramisah di Kendal, Digugat Anak Kandung Soal Tanah: Ini Hasil Kerja Keras Bersama Suami

Pertama tanah berbentuk sawah seluas 280 meter persegi atas nama Ngaman atau almarhum suaminya yang berlokasi di Kelurahan Sukodono, Kendal. 

TRIBUN BANYUMAS/IWAN ARIFIANTO
Ramisah nenek 15 cucu yang digugat anak kandungnya sedang berada di warung kopinya di Kelurahan Candiroto, Kendal, Senin (25/1/2021). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, KENDAL - Rapuhnya rumah reot seluas 4 x 7 meter beralas plester semen ternyata juga serapuh hati pemilik rumah, Ramisah (67).

Dimana kini hatinya lesu lantaran harus berhadapan dengan hukum akibat gugatan anak kandungnya, Maryanah (45).

Kasus itu sedang diproses di Pengadilan Negeri Kendal. 

Baca juga: Anak Gugat Ibu di Kendal Soal Sawah, Begini Duduk Perkara Menurut Pengacara Masing-masing Pihak

Baca juga: 199 Sekolah Ngebet Gelear KBM Tatap Muka, Begini Respon Pemkab Kendal

Baca juga: Polisi Gerebek Pesta Sabu di Kangkung Kendal, Sudah Kelabui Petugas Bandara di Batam dan Jakarta

Baca juga: Ini Beberapa Rancangan 100 Hari Pertama Program Bupati dan Wakil Bupati Kendal Terpilih

Ramisah juga tak habis pikir, anak kandungnya sendiri tega memperkarakannya di meja pengadilan. 

"Iya betul memang soal tanah."

"Padahal itu kerja keras almarhum suami dan saya," kata warga Candiroto, Kabupaten Kendal itu kepada Tribunbanyumas.com, Senin (25/1/2021).

Dia menyebut, ada dua lokasi tanah yang bermasalah dengan anaknya. 

Pertama tanah berbentuk sawah seluas 280 meter persegi atas nama Ngaman atau almarhum suaminya yang berlokasi di Kelurahan Sukodono, Kendal

Kepemilikan sawah tersebut masih dalam bentuk akta jual beli resmi. 

Menurutnya, tanah itu kini telah dijual Maryanah kepada seseorang secara diam-diam pada 2020.

Halaman
1234
Penulis: iwan Arifianto
Editor: deni setiawan
Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved