Breaking News:

Penanganan Corona

400 Nakes di Kota Semarang Gagal Divaksinasi, DKK Sebut Karena Alasan Medis

Moh Abdul Hakam mengatakan, 400 nakes di Kota Semarang tidak lolos dalam menjawab 16 pertanyaan wajib bagi penerima vaksin.

Penulis: Eka Yulianti Fajlin | Editor: deni setiawan
TRIBUNBANYUMAS/HERMAWAN HANDAKA
Petugas Puskesmas Pandanaran Kota Semarang memberikan vaksin Covid-19 produksi Sinovac kepada tenaga kesehatan Kota Semarang, di lantai 10 gedung Dinas Kesehatan Kota Semarang, Jumat (15/1/21). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, SEMARANG - Sebanyak 1.600 tenaga kesehatan (nakes) di Kota Semarang telah terdaftar menerima vaksinasi.

Dari jumlah tersebut, 400 nakes gagal dilakukan vaksinasi karena alasan medis.

Kepala DKK Semarang, Moh Abdul Hakam mengatakan, 400 nakes tersebut tidak lolos dalam menjawab 16 pertanyaan wajib bagi penerima vaksin.

Baca juga: Terjangkit Virus Corona Lagi, 50 Penyintas Covid Kini Dirawat di Rumah Dinas Wali Kota Semarang

Baca juga: Setelah Divaksin Covid-19, Nakes Kota Semarang Lebih Percaya Diri Layani Masyarakat

Baca juga: 5 Berita Populer: Mantan Anggota DPRD Banyumas Ditahan Kejari-Ayah Cabuli Anak di Kabupaten Semarang

Baca juga: Harno Cabuli Anak Kandung di Kabupaten Semarang, Alasan Pelaku Karena Istri Ogah Berhubungan Intim

"Sampai 16 Januari 2021, yang terdaftar didasboard manual kami masih 1.600 nakes."

"Dari jumlah itu, tidak semua bisa tervaksin."

"400 tertunda karena alasan medis," jelas Hakam kepada Tribunbanyumas.com, Senin (18/1/2021).

Selain 400 nakes yang gagal divaksin karena alasan medis, Hakam juga memaparkan terdapat nakes yang belum divaksin karena tidak hadir saat jadwal vaksinasi.

Pihaknya tidak menyebutkan secara pasti berapa nakes yang tidak hadir.

Namun, dia tidak menampik saat dikonfirmasi adanya 70 nakes yang tidak hadir.

"Mereka yang tidak datang, tidak laporan."

Halaman
123
Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

Tribun JualBeli
© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved