Breaking News:

Berita Kriminal

Harno Cabuli Anak Kandung di Kabupaten Semarang, Alasan Pelaku Karena Istri Ogah Berhubungan Intim

Peristiwa pencabulan itu terjadi pada 14 Desember 2020 sekira pukul 10.00 di rumah yang bersangkutan di Ambarawa, Kabupaten Semarang.

Penulis: M Nafiul Haris | Editor: deni setiawan
TRIBUN BANYUMAS/M NAFIUL HARIS
Gelar kasus pencabulan seorang ayah terhadap anaknya sendiri, Kamis (14/1/2021) di Mapolres Semarang. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, UNGARAN - Harno (44) alias Ali Masyhudi, warga Ambarawa, Kabupaten Semarang terancam hukuman penjara sekira 15 tahun.

Dia terbukti dengan tega mencabuli korban berinisial LR (16) yang tidak lain adalah anak kandungnya sendiri.

Bahkan dari pengakuannya, dia telah melakukannya lima kali bahkan lebih.

Baca juga: Ngesti Serasa Digigit Semut, Wakil Bupati Jadi Orang Pertama Disuntik Vaksin di Kabupaten Semarang

Baca juga: Kabupaten Semarang Terima 8 Ribu Dosis Vaksin Covid-19, Tahap Pertama Bagi 4.575 Tenaga Kesehatan

Baca juga: DPRD Beri Peringatan Keras Soal PPKM, Pemkab Semarang Masih Belum Serius Tangani Covid-19

Baca juga: Pernah Terpapar Corona, Wali Kota Semarang Hendi Absen dari Daftar Penerima Vaksin Covid

Harno mengatakan, alasan mencabuli anaknya lantaran sang istri enggan berhubungan intim dengannya.

Diakui keinginan bersenggama seringkali ditolak oleh sang istri.

"Saya sakit hati karena istri menolak diajak berhubungan intim."

"Saya mencabuli korban lebih dari 5 kali," terangnya kepada Tribunbanyumas.com, Kamis (14/1/2021).

Kapolres Semarang, AKBP Ari Wibowo menjelaskan, peristiwa pencabulan itu terjadi pada 14 Desember 2020 sekira pukul 10.00 di rumah yang bersangkutan.

AKBP Wibowo menyatakan, pelaku dalam modus operandinya meminta bantuan korban karena merasa tidak enak badan untuk dipijat.

"Setelah antar istri ke pasar, pelaku ditawari sarapan korban, tapi menolak, lalu minta diijitin."

Halaman
12
Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved