Breaking News:

PSBB Jawa Bali

Data Satpol PP Karanganyar: Ada 98 Hajatan Digelar Selama Masa PPKM, Terbanyak di Gondangrejo

Berdasarkan data di 17 kecamatan, ada 98 acara hajatan yang digelar selama pemberlakuan PKM Kabupaten Karanganyar.

Penulis: Agus Iswadi | Editor: deni setiawan
PEMKAB KARANGANYAR
Anggota Satpol PP Kabupaten Karanganyar menyambangi rumah yang menggelar acara syukuran kelahiran anak di Desa Gondangmanis, Kecamatan Karangpanan, Kabupaten Karanganyar, Rabu (13/1/2021). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, KARANGANYAR - Ada sekira 98 hajatan yang digelar di Kabupaten Karanganyar selama pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PKM) mulai 11 hingga 25 Januari 2021.

Kepala Satpol PP Kabupaten Karanganyar, Yophy Eko Jati Wibowo menyampaikan, berdasarkan data di 17 kecamatan, ada 98 acara hajatan yang digelar selama pemberlakuan PKM.

Baca juga: Dibubarkan Petugas, Acara Syukuran Kelahiran Anak di Gondangmanis Karanganyar, Begini Ceritanya

Baca juga: Realisasi Penerimaan PBB Tahun 2020 di Karanganyar Capai Rp 26,7 Miliar

Baca juga: Puskesmas Kerjo Ditutup Tiga Hari, DKK Karanganyar: 23 Pegawai Terkonfirmasi Positif Covid-19

Baca juga: RSUD Karanganyar Dipastikan Bangun Gedung ICU Tahun Ini, Kapasitasnya Ada 20 Tempat Tidur

Dari jumlah tersebut, mayoritas acara pernikahan.

Meskipun ada beberapa acara semacam tasyakuran.

Lebih lanjut, dalam acara tersebut ada yang menyertakan hiburan seperti organ tunggal, akustik dan klenengan.

"Kebanyakan di Kecamatan Gondangrejo ada 15 hajatan."

"Ini tadi anggota menyambangi enam titik, tapi belum kembali (laporan)," katanya kepada Tribunbanyumas.com, Kamis (14/1/2021).

Dia mengungkapkan, pembubaran acara tasyakuran yang ada di Karangpandan itu sebagai shock terapi atau peringatan.

"Kemarin itu untuk shock terapi."

"Setelah kejadian itu anggota di kecamatan diminta menyampikan kepada penyelenggara hajatan supaya sesuai aturan."

"Daripada dibubarkan."

"Kalau sudah disampaikan masih ngeyel terpaksa kami bubarkan," ucapnya.

Dia menambahkan, seusai arahan Forkopimda Kabupaten Karanganyar, hajatan tidak diperbolehkan menyertakan hiburan.

Hal itu sesuai Instruksi Bupati Karanganyar Nomor 180/2 Tahun 2021 tentang pemberlakuan pembatasan kegiatan untuk pengendalian penyebaran Covid-19. (Agus Iswadi)

Baca juga: Hati-hati, Jalan Pantura Tegal-Pemalang di Wanureja Banjir

Baca juga: Pedagang Dibikin Kesal, Minta Dikirimi Pulsa, Atasnama Pegawai Puskesmas Randudongkal Pemalang

Baca juga: Dua Lemari Khusus Penyimpan Vaksin Sudah Siap, Dinkes Kendal: Bakal Digunakan Mulai Februari 2021

Baca juga: Anak Sulungnya Jadi Korban Kecelakaan Sriwijaya Air SJ 182, Warga Gemuh Kendal Ini Cuma Bisa Pasrah

Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved