Breaking News:

PSBB Jawa Bali

Naik Kereta Api saat Pembatasan Kegiatan Masyarakat, Penumpang Dilarang Ngobrol atau Bertelepon

PT Kereta Api Indonesia (KAI) pun menetapkan syarat naik kereta api jarak jauh di Pulau Jawa dan Sumatera, periode 9 sampai 25 Januari 2021.

Istimewa
Ilustrasi. Pengecekan suhu tubuh dan kelengkapan surat sebelum naik kereta api di Stasiun Daop 5 Purwokerto. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, JAKARTA - Pembatasan kegiatan masyarakat di Pulau Jawa dan Bali, 11-25 Januari 2021, berdampak pada perjalanan naik kereta api.

PT Kereta Api Indonesia (KAI) pun menetapkan syarat naik kereta api jarak jauh di Pulau Jawa dan Sumatera, periode 9 sampai 25 Januari 2021.

Syarat tersebut yakni, calon penumpang harus menunjukkan surat keterangan hasil negatif tes RT-PCR atau hasil nonreaktif Rapid Test Antigen.

Aturan tersebut sesuai Surat Edaran Kemenhub No 4 Th 2021 tentang Petunjuk Pelaksanaan Perjalanan Orang dengan Transportasi Perkeretaapian dalam Masa Pandemi Covid-19.

"KAI mendukung penuh kebijakan yang ditetapkan pemerintah dalam rangka mencegah penyebaran Covid-19 melalui moda transportasi kereta api," ujar Vice President Public Relations KAI Joni Martinus dalam keterangannya, seperti dikutip dari Antara, Minggu (10/1/2021).

Baca juga: Selama Pembatasan Kegiatan, Naik Bus AKAP di Pulau Jawa Tak Wajib Rapid Test PCR atau Antigen

Baca juga: 23 Daerah di Jawa Tengah Terapkan PSBB Mulai 11 Januari 2021, Berikut Daftar Lengkapnya

Baca juga: Pembatasan Kegiatan Berlaku Mulai Besok, Berikut Panduan Melakukan Perjalanan di Jawa dan Bali

Baca juga: Pembatasan Kegiatan di Purbalingga, Toko Modern Buka sampai Pukul 19.00 WIB kecuali di Sekitar RS

Pelanggan KA Jarak Jauh diharuskan menunjukkan surat keterangan hasil negatif tes RT-PCR atau hasil nonreaktif Rapid Test Antigen yang sampelnya diambil dalam kurun waktu maksimal 3x24 jam sebelum jam keberangkatan.

Syarat tersebut tidak diwajibkan untuk calon penumpang berusia di bawah 12 Tahun.

Pelanggan KA Jarak Jauh harus dalam kondisi sehat (tidak menderita flu, pilek, batuk, hilang daya penciuman, diare, dan demam), dan suhu badan tidak lebih dari 37,3 derajat celsius.

Kemudian, memakai masker kain 3 lapis atau masker medis yang menutupi hidung dan mulut, memakai face shield, dan diimbau menggunakan pakaian lengan panjang.

Calon penumpang juga tidak diperkenankan berbicara satu arah maupun dua arah melalui telepon atau secara langsung, selama perjalanan.

Halaman
12
Editor: rika irawati
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved