Breaking News:

Berita Jateng

Siap-siap, 30 Ribu Guru Agama Madrasah dan RA Non-PNS di Jateng Bakal Terima Subsidi Gaji

Bantuan subsidi upah atau gaji, juga akan menyasar guru agama Madrasah atau Raudlatul Athfal (RA) non-PNS atau honorer.

Penulis: mamdukh adi priyanto | Editor: rika irawati
KOMPAS.com/NURWAHIDAH
Ilustrasi uang tunai 

TRIBUNBANYUMAS.COM, SEMARANG - Bantuan subsidi upah atau gaji, juga akan menyasar guru agama Madrasah atau Raudlatul Athfal (RA) non-PNS atau honorer.

Masing-masing bakal menerima bantuan sebesar Rp 600 ribu per bulan, yang akan diberikan selama tiga bulan. Bantuan ini dikucurkan Kementerian Agama (Kemenag).

Kepala Kantor Wilayah Kemenag Jawa Tengah, Musta'in Ahmad menuturkan, pencairan bantuan program dari pemerintah pusat tersebut akan dilakukan tahun ini.

"Tahun ini diluncurkan. Kami sudah merapikan data- data penerima bantuan dan sudah dikirim ke pusat. Lalu ada verifikasi terhadap data calon penerima," kata Musta'in, Selasa (24/11/2020).

Baca juga: Hore, 745.415 Guru dan Dosen Non-PNS di Bawah Kemenag Juga Dapat Subsidi Gaji

Baca juga: Dana BOS Madrasah Swasta Akan Dicairkan Langsung dari Pusat, Ini Kekhawatiran Kemenag Kota Semarang

Baca juga: Dibangun Sejak Zaman Perang Kemerdekaan, Madrasah di Banyumas Ini Akhirnya Tersentuh Bantuan

Baca juga: Ini Syarat Guru Honorer dan Dosen Non-PNS yang Dapat BLT Subsidi Gaji Rp 1,8 Juta dari Kemendikbud

Ia menjelaskan, jumlah penerima bantuan di seluruh Jateng ada sekitar 30 ribu tenaga guru honorer di sekolah formal, semisal Madrasah Ibtidaiyah, Tsanawiyah, dan Aliyah.

Dikatakannya, syarat guru honorer di madrasah yang berhak menerima bantuan subsidi gaji yakni, telah tercatat aktif mengajar di sistem informasi pendidik dan tenaga kependidikan Kemenag (Simpatika).

Petunjuk tenksi (juknis) pencairan bantuan subsidi upah, dikatakannya, sudah diluncurkan Kemenag.

Musta'in mengatakan, bantuan ini sebagai wujud keberpihakan pemerintah kepada warganya. Terutana yang terdampak pandemi covid.

Seperti diberitakan, setidaknya ada 543.928 guru RA/Madrasah non-PNS yang akan menerima bantuan subsidi gaji dengan anggaran Rp 979.070.400.000.

Bagaimana guru yang mengajar di lembaga informal, apakah dapat juga?

Musta'in menerangkan, untuk guru agama di lembaga pendidikan informal, semisal di pondok pesantren atau Dinijah, sudah ada insentif penghargaan yang diberikan.

Menurutnya, bantuan untuk mereka digulirkan setiap semester. Pada semester pertama, insentif telah diberikan, untuk yang semester kedua masih dalam proses. (*)

Baca juga: Tekan Kasus Covid-19, Bupati Banyumas Terjunkan Tim Task Force yang Bertugas Bubarkan Kerumunan

Baca juga: Kemenhub Bakal Larang Pelajar Tak Punya SIM Kendarai Motor ke Sekolah

Baca juga: Jejak Hewan Diduga Macan Tutul Ditemukan di Jalur Evakuasi Merapi di Cangkringan Sleman

Baca juga: Mendikbud Beri Lampu Hijau Sekolah Tatap Muka, Bupati Pati: Saya Belum Berani

Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved