Breaking News:

Berita Nasional

Kemenhub Bakal Larang Pelajar Tak Punya SIM Kendarai Motor ke Sekolah

Kementerian Perhubungan (Kemenhub) akan kembali menggalakkan penggunaan sepeda bagi siswa sekolah dalam berkegiatan, menggantikan sepeda motor.

Editor: rika irawati
KOMPAS.COM/DOK. TMMIN
Siswa bermotor di SMAN 19 Bandung diizikan masuk gerbang sekolah bila memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM) dan memberi tumpangan pada seorang teman. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, JAKARTA - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) akan kembali menggalakkan penggunaan sepeda bagi siswa sekolah dalam berkegiatan, menggantikan sepeda motor.

Pasalnya, menurut Undang-undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ), siswa SMP dan SMA masih masuk kategori yang dilarang mengendarai motor.

"Pada aturan itu, disebutkan bahwa syarat membawa kendaraan bermotor harus memiliki SIM. Sementara, batas usia minimal pemegang SIM ialah 17 tahun," kata Direktur Sarana Transportasi Jalan Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kemenhub, Pandu Yunianto kepada Kompas.com, Senin (23/11/2020).

"Sedangkan anak-anak sekolah, kebanyakan masih belum cukup umur untuk mendapatkan SIM tapi tak sedikit yang sudah menggunakan motor," kata dia.

Baca juga: Siap Tawuran, Pelajar Anggota Sarang Harimau dan Predator di Kendal Kocar-kacir Lihat Polisi Datang

Baca juga: Polisi Amankan 5 Pelajar SMK Ikut Demo Tolak UU Cipta Kerja di Alun-alun Purwokerto

Baca juga: Bina Pelajar yang Terlibat Aksi Anarkis, Kapolres Kebumen Gunakan Metode Hipnoterapi, Ini Hasilnya

Baca juga: Tingkah Pelajar SMK di Kebumen, Bukannya Mulut dan Hidung, Masker Justru untuk Tutupi Lampu Motor

Lagipula, kata Pandu, menurut data Korlantas Polri, perkara pengendara di bawah usia minimum yang mengalami kecelakaan lalu lintas cukup banyak tiap tahunnya, mencapai sekitar 25 persen.

"Jadi, kami ingin mendorong kembali aturan terkait dilaksanakan, khususnya di lingkungan sekolah. Kemudian, mendorong penggunaan sepeda agar udara lebih baik," ucap Pandu.

"Maka dari itu, perlu kita galakkan agar anak-anak sekolah ini kembali menggunakan sepeda, khususnya di kota-kota kecil ya atau kota sedang, di luar kota-kota besar," katanya.

Tapi, untuk menggalakkan penggunaan sepeda bagi siswa sekolah, perlu adanya dukungan dari berbagai pihak.

Terutama, untuk membangun fasilitas bagi para pesepeda agar merasa aman dan nyaman.

"Kami perlu dukung adanya pembangunan atau pengadaan fasilitas sepeda, seperti tempat parkir, lajur sepeda," ucap dia lagi. (*)

Artikel ini sudah tayang di Kompas.com dengan judul "Siswa SMP dan SMA Dilarang Pakai Motor ke Sekolah, Ini Kata Kemenhub".

Baca juga: Jejak Hewan Diduga Macan Tutul Ditemukan di Jalur Evakuasi Merapi di Cangkringan Sleman

Baca juga: Dipromosikan ke Tim Senior PSIS Semarang, Jorry Simpan Asa Memperkuat Timnas

Baca juga: Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh Positif Covid-19, Begini Kondisinya

Baca juga: Mendikbud Beri Lampu Hijau Sekolah Tatap Muka, Bupati Pati: Saya Belum Berani

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved