Breaking News:

PSIS Semarang

Dipromosikan ke Tim Senior PSIS Semarang, Jorry Simpan Asa Memperkuat Timnas

Penyerang masa depan PSIS Semarang, Adhitya Jorry Guruh, menyimpan asa memperkuat Tim Nasional Indonesia.

TRIBUNBANYUMAS/FRANCISKUS ARIEL SETIAPUTRA
Pemain muda PSIS Semarang, Adhitya Jorry Guruh, saat berlatih di Stadion Citarum Semarang baru-baru ini. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, SEMARANG - Penyerang masa depan PSIS Semarang, Adhitya Jorry Guruh, menyimpan asa memperkuat Tim Nasional Indonesia.

Sayangnya, hingga kini, pemain berusia 19 tahun asal Rembang tersebut belum mendapat panggilan Timnas.

Termasuk, panggilan dari Timnas U-19 besutan pelatih Shin Tae-yong.

Saat ini, Timnas U-19 sedang dipersiapkan menghadapi ajang Piala AFC U-19 dan Piala Dunia U-20 tahun depan.

Saat ini, Jorry dipromosikan memperkuat tim senior PSIS Semarang. Sudah setahun ini dia menikmati bermain bersama seniornya.

Baca juga: Hal Tersulit Dragan Djukanovic Bersikap Tegas Saat Ini: Melarang Pemain PSIS Semarang Ikut Tarkam

Baca juga: Tolak Rencana Dragan, Yoyok Sukawi Sebut PSIS Semarang Tak Ingin Kembali Kehilangan Rp 2,5 Miliar

Baca juga: Riyan Ardiansyah Jadi Peternak Bebek, Kesibukan Bek Sayap PSIS Semarang Saat Ini

Baca juga: Tidak Pulang Kampung, Striker PSIS Semarang Ini Pilih Nginap di Mess PPLM DKI Jakarta

Bila melihat kiprahnya di level junior, Jorry sebetulnya merupakan pesepakbola muda potensial.

Jauh sebelum menjadi pemain andalan PSIS U-18 dan U-20, Jorry sebelumnya juga tampil bersinar bersama tim tim Bajak Laut (BJL) Terang Bangsa (Terbang) 2000.

Puncaknya, pada waktu ia memberi gelar timnya di ajang Piala Soeratin U-17 2018 lalu.

Jorry menyumbang tiga gol dalam partai final melawan Persipa Pati Yunior di Stadion Moch Soebroto Magelang, 6 Oktober 2018 silam. Ketika itu, BJL Terbang 2000 menang dengan skor telak, 4-1.

"Ya, harapan setiap pemain bola pasti menginginkan bisa memperkuat Timnas. Siapa sih yang tidak pengin ke Timnas. Membela negaranya," ungkap Jorry kepada Tribunbanyumas.com, Senin (23/11/2020).

"Dari kecil juga pengin yang namanya masuk Timnas. Terus, membanggakan kedua orang tua, membanggakan negara. Tapi, ya mungkin memang belum saatnya. Tapi saya optimistis, suatu saat bisa masuk Timnas," tambahnya.

Dalam kesempatan terpisah, Manajer akademi PSIS, Budi Winarto mengatakan, melihat kualitas, Jorry sebetulnya bisa bersaing dengan striker-striker muda lain yang saat ini dipanggil Timnas. Hanya saja, kesempatan tersebut sampai saat ini belum datang.

"Kami menilai, Jorry masih mampu bersaing andaikan mendapat panggilan Timnas yang sekarang (Timnas U-19--red). Tapi, memang mungkin, sampai saat ini belum rejekinya Jorry. Makanya, kami pesan juga ke Jorry agar tetap fokus berlatih dan jangan patah semangat," jelas Budi, terpisah. (*)

Baca juga: Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh Positif Covid-19, Begini Kondisinya

Baca juga: Mendikbud Beri Lampu Hijau Sekolah Tatap Muka, Bupati Pati: Saya Belum Berani

Baca juga: Akibat Wabah Covid-19, Menkeu Catat Ada 2,67 Juta Pengangguran Baru

Baca juga: Harga Emas Antam di Pegadaian Pagi Ini, Selasa 24 November 2020 Rp 1.962.000 Per 2 Gram

Editor: rika irawati
Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved