Berita Sepak Bola

Tolak Rencana Dragan, Yoyok Sukawi Sebut PSIS Semarang Tak Ingin Kembali Kehilangan Rp 2,5 Miliar

Pada saat persiapan Liga 1 September 2020, dengan mengacu jadwal kick off berlangsung mulai 1 Oktober 2020, PSIS Semarang sudah merugi Rp 2,5 miliar.

TRIBUN BANYUMAS/F ARIEL SETIAPUTRA
CEO PSIS Semarang, Yoyok Sukawi. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, SEMARANG - CEO PSIS Semarang, Yoyok Sukawi menyebut pihaknya ingin menunggu kepastian dari PSSI dan PT Liga Indonesia Baru (LIB) soal jadwal hingga perihal keamanan sebelum menjalani persiapan menghadapi lanjutan Liga 1 2020/2021 pada Februari 20201.

Otomatis, hal tersebut bisa menghambat soal keinginan pelatih kepala tim Mahesa Jenar, Dragan Djukanovic agar latihan dilangsungkan jauh-jauh hari sebelum kompetisi.

Baca juga: Joko Ribowo Rampungkan Kursus Kepelatihan C AFC, Berikut Rencana Kiper PSIS Semarang Selanjutnya

Baca juga: Terdampak Prank Liga 1, PSIS Semarang Bakal Jual Aset, Yoyok: Bayar Keterlambatan Gaji Pemain

Baca juga: Kompetisi Liga 1 2020 Dihentikan, Begini Kondisi Finansial PSIS Semarang Saat Ini

Baca juga: Riyan Ardiansyah Jadi Peternak Bebek, Kesibukan Bek Sayap PSIS Semarang Saat Ini

"Memang kalau untuk pelatih, pasti ingin persiapan yang maksimal."

"Cuma kami kembalikan pertanyaan ke Coach Dragan."

"'Kamu yakin Februari kick off?'"

"Pasti tidak bisa jawab, kami pun juga belum tahu bagaimana pastinya kompetisi ini jalan pada Februari atau tidak," kata Yoyok kepada Tribunbanyumas.com, Kamis (19/11/2020).

Pada saat persiapan menghadapi Liga 1 September 2020, dengan mengacu jadwal kick off berlangsung mulai 1 Oktober 2020, PSIS Semarang sudah merugi Rp 2,5 miliar.

"Terbakar Rp 2,5 miliar, percuma tidak jadi apa-apa."

"Itu termasuk dana mendatangkan pemain-pemain ke Semarang."

"Kami tidak mau seperti itu (Persiapan percuma karena penundaan kembali kompetisi--red)," kata Yoyok.

"Rp 2,5 miliar rak ono sing ganti (Tidak ada yang mengganti)," kata Yoyok.

Dalam kesempatan sebelumnya, Dragan Djukanovic sudah memiliki rencana perihal persiapan menghadapi lanjutan kompetisi musim yang baru akan dilanjutkan Februari 2021.

Menurut Dragan, agar dapat maksimal saat kompetisi berlangsung, idealnya latihan bisa dimulai pada minggu terakhir Desember 2020.

Pelatih berpaspor Montenegro tersebut mengatakan idealnya latihan harus dilaksanakan sekurang-kurangnya 6-7 pekan sebelum memulai kompetisi.

Halaman
12
Sumber: Tribun Banyumas
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved