Berita Nasional

Akibat Gempa Pangandaran, 15 Rumah di Ciamis dan Garut Rusak

Sebanyak 15 rumah di Kabupaten Ciamis dan Garut rusak akibat gempa magnitudo 5,9 yang berpusat di Pangandaran, Minggu (25/20/2020) pagi.

Editor: rika irawati
Kompas.com/dok
Dinding dan atap rumah warga di Desa Kertahayu, Kecamatan Pamarican, Kabupaten Ciamis rusak pasca gempa Pangandaran, Minggu (25/10/2020) pagi. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, GARUT – Sebanyak 15 rumah di Kabupaten Ciamis dan Garut rusak akibat gempa magnitudo 5,9 yang berpusat di Pangandaran, Minggu (25/20/2020) pagi.

Rinciannya, 13 rumah rusak di Ciamis dan dua rumah di Garut.

Adapun rumah yang rusak di Ciamis berada di Kecamatan Lakbok, Kecamatan Pamarican, Kecamatan Purwadadi, Kecamatan Ciamis, dan Kecamatan Tambaksari.

Sedangkan dua rumah rusak di Garut berada di Kampung Cihuma, Desa Cibunar, Kecamatan Cibatu.

Adapun dua rumah di Garut mengalami kerusakan di bagian dinding rumah. Bahkan, salah satu rumah dindingnya ambruk.

Baca juga: Gempat Magnitudo 5,9 Guncang Pangandara, Terasa Hingga Bumiayu dan Paguyangan Brebes

Baca juga: Diguyur Hujan 2,5 Jam, Talud SD Negeri Kaliombo Pekalongan Ambrol

Baca juga: Penanganan Covid-19 Klaster Ponpes, Sekretaris RMI PWNU Jateng: Ponpes Harus Dilihat sebagai Subjek

Baca juga: 40 Warganya Memilih Berobat ke Luar Daerah, Bupati Tegal Umi Azizah: Sakitnya Tuh di Sini

Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Garut, Tubagus Agus Sofyan mengungkapkan, berdasarkan laporan yang diterima, rumah warga yang sebagian dindingnya ambruk milik Ujang Solihin.

Rumah seluas 6x8 meter tersebut sebagian dindingnya ambruk diduga akibat getaran gempa.

Sementara, rumah milik Ujang Ahmad Rusman, salah satu bagian dindingnya mengalami retak memanjang dari atas hingga bawah.

Tubagus mengatakan, tidak ada korban jiwa dalam kejadian itu. Saat kejadian semua penghuni rumah sudah berada di luar.

"Korban jiwa tidak ada. Untuk sementara, warga yang rumahnya diduga terdampak gempa masih tinggal di rumahnya karena masih ada ruangan yang bisa ditempati," katanya saat dihubungi.

Sebelumnya diberitakan, gempa dengan magnitudo 5,9 mengguncang Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, Minggu (25/10/2020) pagi pukul 07.56 WIB.

Baca juga: Maju dan Dukung Calon dari Partai Lain, Lima Kader PDI Perjuangan di Jateng Dipecat

Baca juga: Sempat Kabur, Kades di Grobogan Akhirnya Menyerahkan Diri ke Polisi setelah Ketahuan Berjudi

Baca juga: Gus Nur Ditangkap Bareskrim Polri, Langsung Berstatus Tersangka

Baca juga: Di Politeknik Banjarnegara, Wisudawan Dapat Souvenir Kelulusan 10 Bibit Pohon

Getaran gempa juga terasa kuat di wilayah yang dekat dengan Pangandaran, di antaranya Ciamis dan Tasikmalaya. Bahkan hingga Brebes, Jawa Tengah.

Menurut situs Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika, pusat gempa berada di 8,22 LS-107,87 BT, 90 kilometer Kabupaten Pangandaran. Gempa terjadi di kedalaman 10 kilometer. (*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Dampak Gempa Pangandaran, 15 Rumah di Ciamis dan Garut Rusak".

Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved