Breaking News:

Berita Jawa Tengah

Rekomendasi Banggar DPRD Jateng: Bubarkan PT SPJT Karena Tidak Produktif

Dalam rekomendasi Banggar DPRD Jateng juga disebutkan agar PT SPJT mengembalikan sebagian penyertaan modal yang ada di deposito ke pemerintah.

TRIBUN BANYUMAS/MAMDUKH ADI PRIYANTO
Wakil Ketua Komisi C DPRD Jateng, Sriyanto Saputro. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, SEMARANG - DPRD Jateng meminta kepada pemerintah provinsi untuk membubarkan badan usaha milik daerah (BUMD) yang tidak produktif.

Langkah pembubaran itu masuk dalam rekomendasi Banggar DPRD kepada Pemprov Jateng.

Satu BUMD yang direkomendasikan untuk dibubarkan yakni PT Sarana Pembangunan Jawa Tengah (SPJT).

"Kami melihat SPJT bertahun- tahun kurang produktif."

"Unit usaha yang ada deposito di bank cukup besar."

"Padahal penyertaan modal bisa dialihkan ke yang lebih berpotensi mendatangkan pendapatan daerah," kata anggota Banggar DPRD Jateng, Sriyanto Saputro kepada Tribunbanyumas.com, Jumat (16/10/2020).

Baca juga: Ini Terobosan Baru Pemprov Jateng, Bikin Sekolah Virtual Buat Anak Putus Sekolah, Begini Teknisnya

Baca juga: 14 Nama Calon Komisioner KPID Jateng Sudah Dikantongi, DPRD: Segera Kami Gelar Fit and Proper Test

Baca juga: Listrik Padam di Sebagian Jateng dan DIY Sejak Pukul 09.48 WIB Dipicu Gangguan Subsistem Kesugihan

Baca juga: Ketua Komnas Perlindungan Anak Jateng Endar Susilo Ditahan Polda Terkait Kasus Penipuan

Meskipun demikian, kata dia, pembubaran yang dimaksud merupakan langkah ekstrem atau terakhir jika sejumlah upaya yang direkomendasikan tidak berjalan optimal.

Dalam rekomendasi Banggar DPRD itu juga disebutkan agar PT SPJT mengembalikan sebagian penyertaan modal yang ada di deposito ke pemerintah.

Itu bisa dialokasikan ke BUMD lain.

Selain itu, PT SPJT juga diminta melakukan reformasi manajemen atau tata kelola.

Halaman
123
Penulis: mamdukh adi priyanto
Editor: deni setiawan
Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved