Breaking News:

Berita Kriminal

Ketua Komnas Perlindungan Anak Jateng Endar Susilo Ditahan Polda Terkait Kasus Penipuan

Ketua Komisi Nasional Perlindungan Anak (Komnas PA) Jawa Tengah Endar Susilo ditahan di Polda Jateng, Senin (12/10/2020).

TRIBUNBANYUMAS/RAHDYAN TRIJOKO PAMUNGKAS
Kabid Humas Polda Jateng Kombes Pol Iskandar Fitriana Sutisna 

TRIBUNBANYUMAS.COM, SEMARANG - Ketua Komisi Nasional Perlindungan Anak (Komnas PA) Jawa Tengah Endar Susilo ditahan di Polda Jateng, Senin (12/10/2020).

Kabid Humas Polda Jateng Kombes Pol Iskandar Fitriana Sutisna mengatakan, Endar terjerat kasus penipuan dan penggelapan.

Sebelumnya, berkas perkara Endar telah tiga kali bolak-balik ke Kejaksaan lantaran dinilai kurang lengkap. Namun, saat ini, berkas perkara tersebut telah dinyatakan lengkap (P21) sehingga bisa dilanjutkan ke tahap berikutnya.

"Pelimpahan berkas perkara saat ini yang ketiga kalinya. Besok pagi (hari ini), tersangka dan bukti-bukti diserahkan ke jaksa," ujar Iskandar ditengah-tengah pengamanan demonstrasi penolakan Omnibuslaw di Kantor Gubernuran, Senin.

Baca juga: Demo Tolak UU Cipta Kerja di Gedung DPRD Jateng: Janji Ganjar Hingga Ajakan Menyanyi Dangdut

Baca juga: Pagi Ini Banjarnegara Diguncang Gempa Tektonik 2,7 SR, Warga Tak Merasakan Apa-apa

Baca juga: Harga Emas Antam di Pegadaian Pagi Ini, 13 Oktober 2020 Rp 2.054.000 Per 2 Gram

"Ada barang bukti kuitansi dan struk setoran ke bank sebesar Rp 500 juta," tuturnya.

Iskandar menjelaskan, Endar dilaporkan ke polisi atas dugaan penipuan. Endar menjajikan posisi direktur di perusahaannya kepada pelapor.

Namun, untuk mengisi jabatan itu, pelapor yang tidak diungkapkan identintasnya itu harus menyetorkan sejumlah uang.

"Korban menyetorkan uang Rp 500 juta. Namun, kenyataannya, perusahaan itu fiktif dan uang tidak dikembalikan," jelasnya.

Menurut Iskandar, Endar dilaporkan sejak tahun 2018. Namun, proses berjalan lambat lantaran berkas harus diperbaiki.

"Bekas kami bolak-balik dari jaksa untuk diperbaiki. P19 (belum lengkap) hingga tiga kali dan saat ini baru dinyatakan P21 (lengkap)," ujarnya. (*)

Baca juga: Tak Ingin Muncul Klaster Keluarga, Pemkab Tegal Sediakan Tempat Isolasi Covid-19 di 3 Rumah Sakit

Baca juga: Tak Terima Diputus Cinta, Pemuda Asal Pejagatan Kebumen Ini Unggah Foto dan Video Syur Mantan Pacar

Baca juga: Ingin Bantu Warga, Roemah Makan Rakjat Slawi Tegal Sediakan 100 Porsi Makanan Gratis Setiap Hari

Penulis: rahdyan trijoko pamungkas
Editor: rika irawati
Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved