Berita Jawa Tengah
Ini Sikap Partai Golkar Jateng Pasca Wakil Ketua DPRD Kota Tegal Ditetapkan Tersangka
Pasca penetapan tersangka, Partai Golkar Jawa Tengah meminta Kang Wes untuk kooperatif dan mematuhi prosedur yang ada dalam proses hukum.
Penulis: mamdukh adi priyanto | Editor: deni setiawan
TRIBUNBANYUMAS.COM, SEMARANG - Wakil Ketua DPRD Kota Tegal, Wasmad Edi Susilo atau akrab disapa Kang Wes telah ditetapkan tersangka oleh pihak kepolisian.
Dia dijerat UU Kekarantiaan Kesehatan lantaran mengadakan konser dangdut di masa pandemi ini.
Kang Wes merupakan politikus Partai Golkar yang juga menjadi Ketua DPD II Partai Golkar Kota Tegal.
• Penonaktifan Kapolsek Tegal Selatan Kompol Joeharno, Ini Tanggapan Resmi Kapolres
• Pedagang Sudah Cukup Trauma, Tiga Bulan Tak Bisa Berjualan di PAI Tegal, Minta Tidak Ditutup Lagi
• Polisi Tetapkan Wasmad Edi Susilo Jadi Tersangka, Buntut Konser Dangdut di Kota Tegal
• Kapolsek Tegal Selatan Dinonaktifkan, Irjen Pol Argo Yuwono: Karena Ada Pembiaran Konser Dangdut
Pasca penetapan tersangka, Golkar Jawa Tengah meminta Kang Wes untuk kooperatif dan mematuhi prosedur yang ada dalam proses hukum.
"Sebagai warga negara yang baik dan kader Partai Golkar, kami meminta agar yang bersangkutan kooperatif."
"Proses hukum masih berjalan, jadi semuanya harus patuh sebagai warga negara," kata Ketua DPD Partai Golkar Jateng, Panggah Susanto kepada Tribunbanyumas.com, Selasa (29/9/2020).
Golkar sebagai partai yang menaungi tersangka belum bisa mengatakan langkah politik yang akan dijalani.
Panggah yang merupakan anggota DPR RI ini enggan berkomentar apakah Kang Wes dicopot dari posisinya sebagai Ketua Golkar Kota Tegal dan Wakil Ketua DPRD Kota Tegal.
Hal itu karena belum ada keputusan tetap atau incraht terkait proses hukum yang dijalaninya.
"Kami melihat proses itu terlebih dahulu, jangan terburu- buru."
"Semua harus ikuti proses, jangan sewenang- wenang seperti itu (mencopot jabatan Kang Wes)," ucapnya.
Panggah mengimbau kepada kader Partai Golkar di Jawa Tengah agar tetap mematuhi protokol kesehatan dalam setiap agenda yang ada.
"Ini kan parpol sedang banyak agenda seperti Pilkada."
"Kami minta agar semua aturan harus diikuti, terutama terkait penerapan protokol kesehatan," imbuhnya.
• Cegah Penularan Melalui Klaster Keluarga, Pemprov Jateng Sudah List Hotel Sebagai Tempat Isolasi
• Ini Kejadian Pelanggaran Protokol Kesehatan, Dua Pekan Terakhir di Jateng, Kasus Terbaru di Brebes
• Janda Bolong Makin Susah Dicari di Banyumas, Berikut Kisaran Harga Jual Tanaman Hias yang Viral Itu
• Kasus Positif Covid-19 Terus Bertambah, Ketersediaan Ruang Isolasi RSDC Kendal Makin Menipis
Sementara, Ketua Harian DPD Partai Golkar Jateng, Wihaji menambahkan, kasus yang terjadi di Kota Tegal merupakan kasus baru di saat pandemi ini.