Breaking News:

Berita Tegal

Pedagang Sudah Cukup Trauma, Tiga Bulan Tak Bisa Berjualan di PAI Tegal, Minta Tidak Ditutup Lagi

Para pedagang PAI Tegal merasa sudah cukup trauma dengan penutupan tiga bulan objek wisata di masa awal pandemi Covid-19.

TRIBUN BANYUMAS/FAJAR BAHRUDDIN ACHMAD
Suasana di Objek Wisata Pantai Alam Indah (PAI) Tegal, Senin (28/9/2020). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, TEGAL - Pedagang di objek wisata Pantai Alam Indah (PAI) Tegal, berharap Pemkot Tegal membatalkan kebijakan untuk menutup kembali sektor pariwisata.

Mereka merasa sudah cukup trauma dengan penutupan tiga bulan objek wisata di masa awal pandemi Covid-19.

Ketua Paguyuban Pedagang PAI Tegal, Roiman (53) berharap, tidak ada penutupan kembali objek wisata di Kota Tegal.

Polisi Tetapkan Wasmad Edi Susilo Jadi Tersangka, Buntut Konser Dangdut di Kota Tegal

Kapolsek Tegal Selatan Dinonaktifkan, Irjen Pol Argo Yuwono: Karena Ada Pembiaran Konser Dangdut

Ini Penjelasan Langsung Wali Kota Tegal Kepada Gubernur Jateng Soal Konser Dangdut

Menyoal Konser Dangdut di Kota Tegal, Mahfud MD: Polisi Harus Tegas, Pidanakan Pihak Penyelenggara

Hal itu supaya perekonomian bisa berjalan dengan lancar.

Menurut Roiman, yang terpenting protokol kesehatan Covid-19 tetap dilaksanakan di PAI Tegal.

"Harapannya tidak ditutup."

"Agar perekonomian bisa berjalan lancar," kata Roiman kepada Tribunbanyumas.com, Senin (28/9/2020).

Roiman menjelaskan, para pedagang merasa trauma dengan penutupan objek wisata di masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

Saat itu selama tiga bulan pedagang sama sekali tidak ada penghasilan.

Menurut Roiman, daripada ditutup ia memilih ada pembatasan jam buka di objek wisata.

Halaman
1234
Penulis: Fajar Bahruddin Achmad
Editor: deni setiawan
Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved