Breaking News:

Berita Tegal

Menyoal Konser Dangdut di Kota Tegal, Mahfud MD: Polisi Harus Tegas, Pidanakan Pihak Penyelenggara

Meski konser dangdut di Kota Tegal sudah selesai digelar, polisi masih bisa meminta pertanggungjawaban pihak yang menggelar acara tersebut.

Istimewa
Menkopolhukam, Mahfud MD. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, JAKARTA - Melalui cuitannya di Twitter, Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan, Mahfud MD meminta Polri memproses pidana pihak yang menginisiasi konser dangdut di Tegal.

Hal itu sebab konser dangdut digelar di tengah pandemi Covid-19, bahkan tidak mematuhi aturan protokol kesehatan.

Hal ini secara tegas disampaikan Mahfud MD melalui akun Twitter pribadinya @mohmahfudmd.

Itu juga bagian dari jawaban Mahfud atas kicauan KH Mustofa Bisri.

Ini Penjelasan Langsung Wali Kota Tegal Kepada Gubernur Jateng Soal Konser Dangdut

Bantuan 15 Kilogram Beras Mulai Disalurkan Pemkot Tegal, Total Ada 7.402 Penerima Manfaat PKH

Saya Minta Maaf Atas Kekhilafan Ini, Begini Cerita Keluarga Penyelenggara Konser Dangdut di Tegal

Ulama asal Rembang itu awalnya mengomentari berita yang menyebutkan bahwa polisi tak berani membubarkan acara dangdutan tersebut.

Lalu, Mahfud membalas bahwa hal itu sangat disayangkan.

Karenanya, dia meminta Polri bersikap tegas.

"Memang hal itu sangat disayangkan Gus @gusmusgusmu."

"Saya sudah meminta Polri untuk memproses hukum ini sebagai tindak pidana," kata Mahfud.

Meski konser dangdut sudah selesai digelar, polisi masih bisa meminta pertanggungjawaban pihak yang menggelar acara tersebut.

Halaman
123
Editor: deni setiawan
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved