Breaking News:

Pilkada Serentak 2020

Silakan Warga Lapor Jika Terjadi Pelanggaran Pilkada, Bawaslu Purbalingga Buka 258 Posko Pengaduan

Posko pengaduan Bawaslu disiapkan untuk memberikan kesempatan kepada masyarakat melaporkan atau mengadukan jika mengetahui terjadinya pelanggaran.

Penulis: rahdyan trijoko pamungkas
Editor: deni setiawan
BAWASLU
ILUSTRASI - Logo Bawaslu RI. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, PURBALINGGA - Tahapan pemutakhiran data dan penyusunan daftar pemilih, Bawaslu Kabupaten Pubalingga membuka posko pengaduan.

Ketua Bawaslu Kabupaten Purbalingga, Imam Nurhakim mengatakan, terdapat 258 titik
posko pengaduan.

Posko itu tersebar di tingkat kabupaten, kecamatan, hingga desa maupun kelurahan.

Perda RTRW Purbalingga Ditarget Selesai Akhir Juli, Pekerjaan Lain DPUPR Sudah Clear

Pak RT Minta Pemkab Purbalingga Alihkan Haknya untuk Keluarga Atun: Rumahnya Lebih Layak Dibedah

Demokrat Dukungan Adik Ipar Ganjar Pranowo, Partai Penantang Calon Petahana di Pilbup Purbalingga

Kemenag Purbalingga: Sembelih Hewan Kurban, Ini Panduannya, Sesuai Surat Edaran Nomor 18 Tahun 2020

"Posko pengaduan disiapkan untuk memberikan kesempatan kepada masyarakat melaporkan atau mengadukan jika mengetahui terjadinya pelanggaran."

"Tentunya dalam setiap tahapan penyelenggaraan Pilkada Kabupaten Purbalingga 2020."

"Termasuk tahapan coklit atau pemutakhiran data pemilih yang saat ini sedang dilaksanakan," jelasnya kepada Tribunbanyumas.com, Jumat (17/7/2020).

Menurut dia, masyarakat dapat melaporkan kepada jajaran Bawaslu apabila menemukan data pemilih tidak memenuhi syarat (TMS) saat pencoklitan.

"TMS yang dimaksudkan yaitu pemilih yang sudah meninggal dunia tapi masih masuk dalam daftar pemilih."

"Lalu pemilih yang sudah memenuhi persyaratan sebagai pemilih, tetapi belum terdata pada daftar pemilih," jelasnya.

Kordiv Pengawasan dan Hubal Bawaslu Kabupaten Purbalingga, Misrad menambahkan, masyarakat memiliki fungsi pengawasan secara partisipatif dalam mengawasi.

Sekaligus pula melaporkan pelanggaran yang terjadi selama tahapan berlangsung kepada jajaran pengawas pemilu.

Bawaslu Kabupaten Purbalingga juga mengimbau kepada masyarakat untuk turut serta sebagai pengawas partisipatif dalam mengawasi semua tahapan Pilkada.

Serta melaporkan jika mengetahui terjadinya pelanggaran dalam setiap tahapannya.

"Terutama saat ini sedang dalam tahapan coklit atau pemutakhiran data pemilih," tukasnya. (Rahdyan Trijoko Pamungkas)

Kepergok Asyik Berduaan di Losmen, Bupati Banjarnegara: Dua Oknum ASN Pasti Dikenai Sanksi

Kasus Pertama di Salatiga, Pasien Covid-19 Meninggal, Pegawai Pengadilan di Kota Semarang

Jangan Upload Foto Anak di Medsos, Rawan Dimanfaatkan Buat Tindak Kriminal, Khususnya Penipuan

Polisi Gerebek Rumah Kos Produksi Tembakau Gorilla di Bandungan Semarang, Seusai Tangkap Pembeli

Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved