Breaking News:

Berita Purbalingga

Pak RT Minta Pemkab Purbalingga Alihkan Haknya untuk Keluarga Atun: Rumahnya Lebih Layak Dibedah

Atun, sapaan akrabnya hanya bisa menangis saat menceritakan dirinya tidak diverifikasi untuk mendapatkan bantuan bedah rumah, padahal sangat layak.

TRIBUNBANYUMAS.COM, PURBALINGGA - Zaetun Arifah, warga Purbalingga Lor RT 06 RW 01 Kecamatan Purbalingga hanya bisa pasrah ketika nama suaminya Sapto Ristanto tidak terdaftar sebagai penerima bantuan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH).

Lokasi rumahnya terletak di tengah kota Kabupaten Purbalingga.

Jika dilihat dari kondisi rumahnya, hanya berdinding anyaman bambu dan seng.

Sementara lantainya beralaskan tanah.

Demokrat Dukungan Adik Ipar Ganjar Pranowo, Partai Penantang Calon Petahana di Pilbup Purbalingga

Hacker Serang Website KPU, Link Klik Bersama Sempat Tak Bisa Diakses, Seperti di Purbalingga

Kemenag Purbalingga: Sembelih Hewan Kurban, Ini Panduannya, Sesuai Surat Edaran Nomor 18 Tahun 2020

Akses menuju rumahnya melalui gang sempit dan hanya bisa dilalui kendaraan roda dua.

Atun, sapaan akrabnya hanya bisa menangis saat menceritakan dirinya tidak diverifikasi untuk mendapatkan bantuan bedah rumah.

"Saya kecewa mengapa rumah ini yang tidak layak kok tidak dibantu," tutur dia, saat ditemui Tribunbanyumas.com, Jumat (17/7/2020).

Awal mula mengetahui dia tidak terdaftar mendapatkan bantuan bedah rumah saat ada yang melakukan verifikasi.

Pada daftar tersebut hanya muncul nama ketua RT setempat yang menerima bantuan.

"RT nya tidak enak karena rumah warganya tidak layak."

Halaman
1234
Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved