Teror Virus Corona

Kasus Pertama di Salatiga, Pasien Covid-19 Meninggal, Pegawai Pengadilan di Kota Semarang

Status domisili pasien yang meninggal itu adalah warga Kota Salatiga, namun bekerja di Pengadilan Negeri Kota Semarang.

Penulis: M Nafiul Haris | Editor: deni setiawan
SHUTTERSTOCK
ILUSTRASI, petugas medis menangani pasien terjangkit virus corona (Covid-19). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, SALATIGA - Seorang pasien positif virus corona (Covid-19) di Kota Salatiga dilaporkan meninggal dunia, Jumat (17/7/2020).

Kepala Dinas Kesehatan Kota (DKK) Salatiga, Siti Zuraidah saat dikonfirmasi membenarkan adanya seorang pasien terkonfirmasi positif Covid-19 meninggal dunia.

"Ya benar, satu orang pasien positif Covid-19 hari ini meninggal dunia sekira pukul 15.12."

"Pasien itu masuk kasus ke- 92."

Kejari Salatiga Dirikan Posbindu, Sekaligus Berfungsi Jadi Klinik

Kunjungan Napi Rutan Salatiga Diganti Video Call, Keluarga Cukup Setor Nomor Telepon

Target Rampung Akhir Tahun Ini, Pembebasan Lahan Exit Tol Dalam Kota Salatiga

Salatiga Terapkan Pembelajaran Jarak Jauh Hingga Desember 2020, Sesuai Edaran Gubernur Jateng

"Untuk kasus pasien meninggal karena Covid-19 ini merupakan kali pertama di Kota Salatiga," terangnya kepada Tribunbanyumas.com, Jumat (17/7/2020).

Menurut Zuraidah, pasien tersebut diduga tertular virus corona karena sering melakukan perjalanan dari Kota Salatiga ke Semarang setiap hari.

Yang bersangkutan, lanjutnya, status domisili di Kota Salatiga, hanya bekerja di Pengadilan Negeri Kota Semarang.

Ia menambahkan, pasien itu berjenis kelamin perempuan berusia 54 tahun.

Diketahui, yang bersangkutan memeriksakan diri ke RSUD Kota Salatiga pada 11 Juli 2020 dengan keluhan gejala Covid-19.

Kemudian, setelah dilakukan tes swab hasilnya pada 14 Juli 2020 dinyatakan positif Covid-19.

"Kasus 92 Covid-19 yang baru saja meninggal di RSUD dengan status PDP karena pelaju dari Semarang." katanya.

Zuraidah menjelaskan, atas meninggalnya seorang pasien positif Covid-19, DKK Salatiga telah melakukan tracking terhadap orang yang diduga kontak langsung.

Sedangkan perkembangan kasus virus corona di Salatiga juga terdapat dua pasien dinyatakan sembuh per Jumat (17/7/2020).

Yakni kasus 75 perempuan berusia 21 tahun warga Tingkir Tengah, dan kasus 81 laki-laki berusia 47 tahun warga Mangunsari.

"Sehingga sampai hari ini kumulatif kasus corona di Salatiga berjumlah 93 orang."

"13 orang di antaranya masih dilakukan perawatan."

"Kemudian yang sudah sembuh sebanyak 80 orang."

"Lalu, ODP ada 47 kasus, OTG 74 kasus, dan PDP 0 kasus," ujarnya. (M Nafiul Haris)

Warga Bisa Konsultasi Hukum Gratis di MPP Banyumas, Termasuk Bayar Denda Tilang

Kemenag Purbalingga: Sembelih Hewan Kurban, Ini Panduannya, Sesuai Surat Edaran Nomor 18 Tahun 2020

Tak Akan Layani Pembeli Tanpa Pakai Masker, Aturan Pedagang Pasar Hewan Purwonegoro Banjarnegara

Masih Masa Pandemi, Ini Tata Cara Sembelih Hewan Kurban dari Kantor Kemenag Kota Tegal

Sumber: Tribun Banyumas
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved