Berita Kesehatan

LIPI Sulap Jambu Biji Merah Jadi Suplemen Daya Tahan Tubuh

Jambu biji merah dipilih karena memiliki kandungan serat untuk meningkatkan kerja sistem imun, yakni polifenol, alkoloid, dan flavonoid.

Editor: deni setiawan
DOKUMENTASI YAMTONO SARDI
ILUSTRASI Jambu biji merah. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, JAKARTA - Suplemen daya tahan tubuh diciptakan  Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia ( LIPI).

Inovasi tersebut dilakukan untuk mengembangkan produk yang bermanfaat untuk menghadapi pandemi Covid-19 di Indonesia.

Peneliti Pusat Penelitian Kimia LIPI, Yati Maryati menyatakan, pihaknya mengembangkan riset buah jambu biji merah menjadi minuman suplemen yang dapat meningkatkan imunitas tubuh.

Teknik pengolahannya dilakukan dengan fermentasi.

Resmi, Brigjen Pol Abiyoso Seno Aji Jabat Wakapolda Jateng

Kapolsek Mijen: Pelaku Curanmor Juga Jual Pil Koplo, 10 Butir Rp 25 Ribu

Dua Pegawai RS Bung Karno Surakarta Positif Corona, Asal Sukoharjo dan Karanganyar

"Suplemen ini hanya pelengkap, bukan pengganti makanan sehari-hari."

"Dimana bermanfaat bagi tubuh untuk mengoptimalkan fungsi sistem imun sebagai sistem utama pertahanan tubuh," ujarnya seperti dilansir dari Kompas.com, Kamis (4/6/2020).

Menurut dia, jambu biji merah dipilih karena memiliki kandungan serat yang bermanfaat untuk meningkatkan kerja sistem imun, yakni polifenol, alkoloid, dan flavonoid.

Secara rinci, polifenol membantu melawan pembentukan radikal bebas dalam tubuh sehingga dapat memperlambat penuaan dini.

Alkoloid berfungsi sebagai detoksifikasi, menetralisir racun-racun di dalam tubuh, dan meningkatkan sistem kekebalan tubuh.

Selain itu, flavonoid meningkatkan sistem pertahanan tubuh yang berpengaruh terhadap aktivasi sel limfosit T dan B, dua sel yang berperan penting dalam imunitas tubuh.

"Kami melakukan teknik pengolahan fermentasi probiotik baik scoby (symbiotic culture of baceria and yeast)."

"Ataupun bakteri asam laktat untuk menjadi produk minuman kesehatan yang berfungsi sebagai immunomodulator," jelasnya.

Dari fermentasi tersebut, dihasilkan berbagai macam asam organik seperti berupa asam amino essensial, asam asetat, asam laktat, asam glukonat, asam glukoronat.

Selain itu, fermentasi menghasilkan vitamin C dan B, polifenol, enzim, antioksidan, dan alkaloid.

Bansos Kabupaten Semarang Kembali Bermasalah, Bondan: TP PKK Minta Dana Dispermasdes

Jeritan Atik Dituangkan Melalui Puisi, Pertanyakan Janji Pemerintah, Gaji Honorer Lulus PPPK

Potret Nyata Guru SMP di Batang, Jadi Kurir Belajar Siswa, Berjalan Kaki Lintasi Jalur Serba Terjal

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved