Berita Regional

Tidak Terima Diteriaki Maling Oleh Penerima Bansos, Ketua RT Aniaya Nenek-nenek

Seorang nenek dianiaya oleh ketua RT setelah mengajukan protes soal bansos yang didapatnya di Kabupaten Bogor.

Editor: Rival Almanaf
Shutterstock
Ilustrasi Penganiayaan 

TRIBUNBANYUMAS.COM, BOGOR - Seorang nenek dianiaya oleh ketua RT setelah mengajukan protes soal bansos yang didapatnya di Kabupaten Bogor.

Nenek yang mendapatkan penganiayaan tersebut bernama Arni (70).

Ia mendapatkan perlakuan kasar dari penyalur bansos yang tak lain adalah ketua RT.

Keduanya pun didamaikan oleh pihak kepolisian di Kampung Harapan, Desa Sukamaju, Kecamatan Cibungbulang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Jumat (29/5/2020).

Arni tidak terima bansos beras yang diterimanya dipotong.

Video 4.000 Tahu Gratis bagi Warga Terdampak Corona di Banyumas

Viral Jasad Bayi Dibuang di Selokan, Begini Penjelasan Polisi

Balita Dilarang Naik Kereta hingga Penumpang Dilarang Berbicara, Aturan New Normal di KRL

Mencuri di Perusahaan BUMN Senilai Rp 76 Ribu, Ibu Tunggal Tiga Anak Berhadapan dengan Hukum

Ia pun mengajukan protes ke balai desa.

Tidak terima atas tuduhan Arni, Ketua RT pun tidak bisa mengendalikan emosinya.

Keributan pun terjadi di balai desa, Kampung Harapan, Desa Sukamaju, Kecamatan Cibungbulang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

"Awalnya dapat informasi (penganiayaan) itu dan sorenya saya langsung datang ke lokasi," ucap anak nenek Arni, Naih (48) saat dihubungi Kompas.com, Selasa (2/6/2020).

Naih menjelaskan bahwa ibunya mengalami penganiyaan dari pria bernama Asep Supriyadi yang merupakan Ketua RT02/RW07 Desa Sukamaju.

Kejadian itu berlangsung pada Kamis (28/5/2020) sekitar pukul 13.00 WIB.

Mulanya, kata dia, bansos yang bersumber dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor tidak sesuai harapan si nenek yang seharusnya mendapat 30 kilogram.

Awalnya nenek marah karena bansos beras dipotong

Akibatnya, ketua RT itu menjadi sasaran kemarahan si nenek yang menganggap penyaluran bansos berupa beras dari bupati itu tidak adil.

"Awalnya sih tentang bansos beras yang dari bupati, per 30 kg tapi cuman dikasihnya 1 karung (15 kg). Dipotong setengahnya.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved