Breaking News:

Berita Purbalingga

Soal BLT Warga Terdampak Corona, Pemkab Purbalingga: Dibagi Kurang Rp600.000 Payung Hukumnya Apa?

BLT Warga Terdampak Corona, Pemkab Purbalingga: Bila Dibagi Kurang dari Rp600.000 Payung Hukumnya Apa? bupati purbalingga belum keluarkan kebijakan

Penulis: rahdyan trijoko pamungkas | Editor: yayan isro roziki
wow.tribunnews.com
Ilustrasi BLT warga trdampak corona - Pembakb Purbalingga masih mengkaji teknis pembagian BLT warga terdampak corona Rp600.000 per bulan per kepala keluarga selama 3 bulan. Musababnya, bila dibagi utuh Rp600.000 dikhawatirkan tak merata, namun bila dibagi kurang dari itu payung hukumnya apa. 

"Bupati Purbalingga sedang mempelajari terlebih dahulu. "Aturannya seperti itu. Kalau di bawah Rp600.000 itu payung hukumnya apa."

TRIBUNBANYUMAS.COM, PURBALINGGA - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Purbalingga masih terus membahas teknis penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT) terhadap masyarakat miskin terdampak corona (Covid-19).

Hingga saat ini, Bupati Purbalingga belum mengeluarkan kebijakan apapun terkait penyaluran BLT masyarakat terdampak corona, sebesar Rp600.000.

Persoalannya, bila dibagikan utuh sebesar Rp600.000 dikhawatirkan tak merata dan menimbulkan kecemburuan sosial.

BLT Warga Terdampak Corona di Banyumas Hanya 50 Persen, Senilai Rp300.000, Bupati: Ada Dasarnya

BLT Warga Terdampak Corona di Banyumas Dipotong 50 Persen, Pengamat Menilai Tidak Cukup,

Kades Takut Salurkan BLT Warga Terdampak Corona, Beda Tanggapan Dinpermades dan Dinsos Purbalingga

Dilema, Sejumlah Kades Enggan Salurkan BLT Masyarakat Terdampak Corona, Khawatir Ada Konflik Sosial

Sementara, bila dibagikan kurang dari Rp600.000 payung hukumnya apa?

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (Dinpermasdes) Kabupaten Purbalingga, Muhammad Najib, menuturkan saat ini masih dilakukan pembahasan terkait penyusunan petunjuk teknis (Juknis). 

"Bupati Purbalingga sedang mempelajari terlebih dahulu. Nanti hari Senin atau Selasa kami bahas lagi dengan Bupati," tuturnya, saat dihubungi tribunbanyumas.com, Sabtu (25/4/2020).

Menurutnya, BLT sebesar Rp600 ribu dirasa tidak mencukupi jika dibagikan secara merata.

Sementara data penerima saat ini masih berada di Dinas Sosial.

"Jadi nanti masyarakat yang menerima bantuan lainnya didata dulu oleh Dinas Sosial. Dari desa juga mendata dan dicocokan, " terangnya.

Dikatakannya, pembagian BLT Pemerintah Kabupaten Purbalingga direncanakan mengikuti aturan yang ada sebesar Rp600.000 per kepala keluarga selama 3 bulan.

Pihaknya tidak berani membagikan BLT dibawah dari ketentuan yang ada.

"Aturannya seperti itu. Kalau di bawah Rp600.000 itu payung hukumnya apa," ujarnya.

Ia menuturkan saat ini Dana Desa telah dicairkan. Namun untuk penyaluran BLT menunggu juknis disosialisakan.

"Kami baru dapat juknis dari Kemendes. Mungkin baru besok Senin disosialisasikan juknisnya," tukasnya. (*)

Ganjar: Mulai Senin 27 April Warga Semarang, Kendal dan Demak Tak Gunakan Masker akan Ditindak Tegas

Update Corona Banjarnegara: Tambah 9 Pasien Klaster Ijtima Gowa, Total 13 Kasus Positif Covid-19

Bocah 4 Tahun di Banyumas Tewas Tercebur Sumur, Hilang saat Main Petak Umpet, Sandal Mengapung

Harta Kekayaan Hartono Hilang Rp196 Triliun, Keluarga Pemilik Djarum, Imbas Pandemi Corona

Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved