Breaking News:

Berita Banyumas

BLT Warga Terdampak Corona di Banyumas Hanya 50 Persen, Senilai Rp300.000, Bupati: Ada Dasarnya

Bupati Banyumas Achmad husein mengambil kebijakan membagi dua 50:50 jatah BLT warga terdampak corona, sehingga warga hanya akan menerima BLT Rp300.000

Penulis: Permata Putra Sejati | Editor: yayan isro roziki
TRIBUN BANYUMAS/PERMATA PUTRA SEJATI
Bupati Banyumas, Achmad Husein, mengambil kebijakan membagi dua BLT warga terdampak corona, 50:50, agar warga terdampak corona yang mendapat BLT jumlahnya berlipat. Hal ini untuk mengantisipasi adanya konflik horizontal karena kecemburuan sosial. 

"Di Kabupaten kita bisa membaginya dengan dasar surat pernyataan dan ada SK Bupati. Ini juga atas dasar komunikasi saya dengan Mensos dan Gubernur.

Karena dibagi menjadi dua maka penerima BLT di Banyumas bertambah menjadi dua kali lipat, yang tadinya 57.722 KK akan menjadi 115.444 KK."

TRIBUNBANYUMAS.COM, PURWOKERTO - Presiden Joko 'Jokowi' Widodo memutuskan masyarakat miskin terdampak virus corona (Covid-19) bakal menerima bantuan langsung tunai (BLT) senilai Rp600.000 per bulan per kepala keluarga, selama tiga bulan.

Namun, masyarakat terdampak corona di Banyumas hanya akan menerima BLT hanya separuh atau 50 persen dari yang ditentukan Presiden Jokowi, yakni senilai Rp300.000.

Bupati Banyumas, Achmad Husein, mengatakan kebijakan itu diambil bukan tanpa dasar. Semua, ditandaskan, ada dasarnya dan juga alasan kuat yang melandasianya.

Dituturkan Husein, alasan kebijakan membagi BLT menjadi dua, 50:50, adalah demi menjaga kebaikan bersama dan tidak adanya kecemburuan sosial di masyarakat.

GOR Satria Purwokerto Jadi Barak Karantina Massal, Wabup: Seperti di Semarang, tapi Tak Semewah Itu

Sopir Cantik Ambulans Covid-19, Ika Dewi Maharani: Jujur, Saya Tidak Izin Orangtua (1)

Sempat Terima Tamu lalu Kejang, Pemandu Lagu di Banjarnegara Meninggal sebagai PDP Corona

Susi Pudjiastuti Terancam Bangkrut, 95 Persen Pendapatan Hilang Imbas Wabah Corona

Dengan kebijakan 50:50 ini, maka Pemerintah Kabupaten Banyumas membagi BLT yang semula dari pemerintah pusat besarannya Rp600.000, dibagi menjadi 2.

Sehingga, nantinya warga terdampak hanya akan menerima penyaluran BLT Rp300.000 per bulan selama tiga bulan.

Dasar pemikirannya, papar Husein, adalah karena data dari pusat warga terdampak corona penerima BLT di Banyumas itu hanya sejumlah 57.722 Kepala Keluarga (KK). 

Sementara, tandasnya, jumlah warga yang semestinya mendapatkan bantuan di Banyumas ada sekitar 131.000 KK.

Halaman
123
Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved