Berita Banyumas
Bocah 4 Tahun di Banyumas Tewas Tercebur Sumur, Hilang saat Main Petak Umpet, Sandal Mengapung
Bocah 4 Tahun di Banyumas Tewas Tercebur Sumur, Hilang saat Main Petak Umpet, orangtua temukan Sandal Mengapung. petunjuk hilangnya sang bocah
"Pada saat itu temannya bergiliran jaga, sedangkan korban giliran bersembunyi. Kemudian korban diduga terperosok ke dalam sumur pada saat mencari tempat bersembunyi. Orangtua yang mencari korban, menemukan sandal mengapung di dalam sumur."
TRIBUNBANYUMAS.COM, BANYUMAS - Saat bermain petak umpet bersama teman-temannya, nasib naas menimpa bocah berusia 4 tahun MFN, Jumat (24/4/2020).
Bocah asal Kalibagor, Banyumas, itu tewas terperosok ke dalam sumur sedalam 5 meter.
Saat hilang bermain petak umpet, orangtua korban kebingungan mencari. Ketika itulah, orangtua korban melihat sandal korban mengapung di dalam sumur.
Menurut Kapolsek Kalibagor AKP Ratna Dwi Astuti, MFN diduga terperosok saat mencari persembunyian.
"Pada saat itu temannya bergiliran jaga, sedangkan korban giliran bersembunyi."
"Kemudian korban diduga terperosok ke dalam sumur pada saat mencari tempat bersembunyi," kata Ratna.
• Harta Kekayaan Hartono Hilang Rp196 Triliun, Keluarga Pemilik Djarum, Imbas Pandemi Corona
• Kabar Mengejutkan, Mike Tyson Ingin Kembali ke Ring Tinju: Saya Sudah Berlatih Pukulan
• Achmad Purnomo Mundur, Pengamat: Murahan Jika Pak Pur akan Maju dari Parpol Lain di Pilwakot Solo
• Saat Tahu Saksi yang Dihadirkan, Istri Hakim Jamaluddin Menangis: Kau Alasanku Bunuh Korban
Ratna menjelaskan, sumur tersebut tampak hanya dipagai bambu dan ditutup dengan spanduk.
Kronologi
Seperti diketahui, penemuan jasad MFN tersebut berawal saat orangtua mencari keberadaan korban.
Lalu, saat melihat sepasang sandal mengapung di sumur, orangtua MFN merasa curiga.
Setelah itu, orangtua korban segera mengambil tangga dan masuk ke dalam sumur sedalam 5 meter dan berdiameter 1,5 meter.
"Korban yang berada di dasar sumur diangkat dan dibawa ke rumah sakit," kata Ratna.
Setelah sampai di rumah sakit, nyawa MFN tak tertolong.
"Setelah sampai di rumah sakit dan dilakukan pemeriksaan oleh tim dokter, pihak rumah sakit menyatakan korban telah meninggal dunia," katanya.
Menurut polisi, tak ada tanda-tanda bekas penganiayaan di tubuh MFN.