Breaking News:

Berita Regional

Dilema, Sejumlah Kades Enggan Salurkan BLT Masyarakat Terdampak Corona, Khawatir Ada Konflik Sosial

Dilema, Sejumlah Kades Enggan Salurkan BLT Masyarakat Terdampak Corona, Khawatir dana tak cukup dan merata, sehingga timbulkan Konflik Sosial

wow.tribunnews.com
Ilustrasi Bantuan Langsung Tunai (BLT) - Sejumlah kades enggan salurkan BTL bagi masyarakat terdampak corona, kaena khawatir terjadi konflik sosial, sebab pembagian dana yang tidak merata. 

“BLT yang Rp600.000 itu juga dikhawatirkan akan jadi konflik. Beberapa desa sudah menyatakan tidak mau menyalurkan BLT karena dananya tidak cukup."

TRIBUNBANYUMAS.COM - Pemerintah mengalokasikan bantuan langsung tunai (BLT) bagi masyarakat miskin terdampak virus corona Rp600.000 per bulan, per kepala keuarga.

Belum juga BLT cair, potensi persoalan sudah muncul di lapangan. Sejumlah kepala desa (Kades) dilaporkan enggan menyalurkan BLT kepada masyarakat terdampak virus corona.

Musababnya, para kades dirundung dilema. Mereka khawatir akan terjadi konflik sosial antarwarga sebab bantuan tidak merata.

Di Kabupaten Garut, Jawa Barat (Jabar), misalnya. Sudah terdapat sejumlah kades yang tidak mau menyalurkan bantuan tersebut.

Hasil Swab Keluar, Dua Ibu Hamil PDP Corona yang Meninggal di Banyumas Negatif Covid-19

Dampak Baik Virus Corona: Budaya Cuci Tangan Akhirnya Dengan Sabun Akhirnya Terbentuk

Bukan 46 Orang, Berikut Klarifikasi RSUP dr Kariadi Terkait Tenaga Medis Positif Virus Corona

Sebulan Kota Tegal akan Gelap Gulita di Malam Hari, Selama Penerapan PSBB

Bupati Garut, Rudy Gunawan, membenarkan adanya sejumlah kepala desa yang mengatakan khawatir jika dananya tidak cukup.

“BLT yang Rp600.000 itu juga dikhawatirkan akan jadi konflik. Beberapa desa sudah menyatakan tidak mau menyalurkan BLT karena dananya tidak cukup."

"Kalau dikasih, pasti terjadi konflik di daerah,” kata Rudy kepada wartawan, Jumat (17/4/2020).

Tidak cukupnya dana dikhawatirkan membuat bantuan tidak merata hingga terjadi kecemburuan sosial.

Kepala desa juga tidak mau nantinya masyarakat protes karena tidak menerima bantuan.

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved