Berita Regional
Bocah 14 Tahun Tewas Tertembak Senapan Angin Pemburu, Berada di Atas Pohon, Dikira Burung
Bocah 14 Tahun Tewas Tertembak Senapan Angin Pemburu, Berada di Atas Pohon, Dikira Burung. pelaku menyerahkan diri
Saat korban di atas pohon memasang jebakan lem dan jaring untuk menangkap burung, tiba-tiba ada suara tembakan, dan satu peluru mengenai korban. Terkena tembaka, spontan korban berteriak.
TRIBUNBANYUMAS.COM - Saat sedang bermain bersama dua orang temannya, nasib naas menimpa bocah 14 tahun berinisial SR, warga Desa Teluk Nibung, Kecamatan Batu Ampar, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat.
Dikir burung, ia tewas tertembak senapan angin milik pemburu, yang sedang berburu di hutan.
Memang, saat itu, SR dan dua temannya sedang berada di atas pohon untuk memasang jebakan burung.
Di saat bersamaan, seorang pemburu YKB (44), sedang berada di bawah pohon, juga sedang berburu burung.
Kapolres Kubu Raya AKBP Yani Permana mengatakan, kejadian berawal saat korban bersama dengan dua temannya yakni, Bambang dan Toni pergi ke hutan untuk mencari burung dengan menggunakan lem dan jaring.
• Kebutuhan Tinggi, Kemenkes Permudah Penerbitan Izin Edar Industri yang Produksi APD
• Tersangka Tolak Pemakaman Jenazah Korban Corona di Banyumas Bertambah, Polisi: Kini Total 4 Orang
• Bebas karena Corona, Tiga Eks Napi Nusakambangan Kembali Berulah, Curi Sepeda Motor di Kebumen
• 19 Napi Manado Pindah ke Super Maximum Security Nusakambangan, Buntut Kerusuhan di Lapas Tuminting
Sesampainya di hutan, mereka kemudian memasang lem dan jaring sambil memanjat pohon.
"Saat korban di atas pohon itu, tiba-tiba korban teriak siapa yang nembak tuh," kata Yani saat dihubungi Kompas.com, Jumat (17/4/2020).
Sambung Yani, mendengar teriakan korban. Kedua temannya langsung turun dari pohon dan berlari ke arah suara tembakan tersebut.
"Mereka melihat seseorang lari dalam semak-semak dan tak dapat mengejarnya," ujar Yani.
Setelah itu, mereka kembali ke tempat memasang jebakan burung dan melihat korban telah turun dari pohon dengan keadaan lemas dan sesak karena tertembak di bagian ketiak sebelah kanan.
"Selanjutnya korban dibawa ke Puskesmas, namun nyawanya tidak tertolong," jelas Yani.
• Lagi, Perawat RSUP Kariadi PDP Virus Corona Meninggal, PPNI: Semoga Tak Ada Penolakan Jenazah
Pelaku Serahkan Diri
Setelah kejadian tersebut, YKB pun menyerahkan diri. Saat kejadian, kata Yani, dia melarikan diri karena takut.
"Karena takut, tersangka lari dan minta tolong orang untuk mengantar ke Polsek Batu Ampar," terang Yani.